Kapal Penumpang Virgo Hilang Kontak di Laut Jawa, Ratusan Penumpang Jadi Korban Kekhawatiran
Kapal penumpang bernama KM Virgo dilaporkan hilang kontak saat melintas di perairan Laut Jawa. Kapal yang membawa ratusan penumpang dan awak kapal itu tiba-tiba tidak dapat dihubungi oleh pusat pengendali pelayaran.
Sinyal pelacak posisi kapal terputus secara tiba-tiba, sehingga keberadaannya kini belum diketahui secara pasti. Pihak berwenang segera mengerahkan armada pencarian dan penyelamatan untuk melacak keberadaan kapal tersebut sekaligus memastikan keselamatan seluruh orang yang berada di dalamnya.
KM Virgo adalah kapal penumpang milik perusahaan pelayaran swasta yang melayani rute pelayaran antarpulau di wilayah Jawa. Diperkirakan ada ratusan penumpang beserta puluhan awak kapal yang berada di atas kapal saat kontak terputus. Pencarian dan penanganan situasi ini dipimpin langsung oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), dengan dukungan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut serta TNI Angkatan Laut.
Kontak terakhir dengan KM Virgo diterima pada Minggu, 13 September 2026, sekitar pukul 10.00 WIB. Sejak saat itu, kapal tidak lagi merespons panggilan maupun mengirimkan laporan posisi. Berdasarkan laporan cuaca, kondisi perairan Laut Jawa pada saat itu sedang berangin kencang dengan gelombang yang cukup tinggi.
Kapal dilaporkan hilang kontak di wilayah perairan Laut Jawa, tepatnya di sekitar perbatasan wilayah pengawasan pelabuhan Cirebon dan pelabuhan Tanjung Priok, di perairan utara Pulau Jawa. Wilayah ini merupakan jalur pelayaran yang cukup padat namun terkadang memiliki kondisi cuaca yang berubah-ubah secara mendadak.
Hingga saat ini penyebab pasti hilangnya kontak KM Virgo masih dalam penyelidikan. Namun pihak berwenang menduga kuat cuaca buruk dan gelombang tinggi menjadi faktor utama yang memengaruhi keselamatan pelayaran. Selain itu, diduga adanya gangguan pada sistem komunikasi kapal atau kerusakan mesin yang membuat kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan dan kehilangan kemampuan mengirimkan sinyal darurat.
KM Virgo berlayar sesuai jadwal dari pelabuhan asal menuju pelabuhan tujuan. Saat berlayar di perairan Laut Jawa, kondisi cuaca tiba-tiba memburuk dan gelombang laut semakin tinggi. Komunikasi dengan kapal perlahan melemah hingga akhirnya terputus sepenuhnya.
Setelah beberapa jam tidak ada kabar, keluarga penumpang mulai melaporkan kekhawatiran ke pihak pelabuhan. Basarnas segera mengerahkan kapal dan pesawat pengintai untuk menyisir wilayah perkiraan terakhir kapal terlihat. Namun hingga saat ini, belum ada tanda-tanda keberadaan kapal maupun sinyal darurat yang dapat diterima. Tim penyelamat terus memperlebar jangkauan pencarian seiring berjalannya waktu.
Mengutip dari ANTARA news, Kepala Basarnas memberikan keterangannya. “Kami terus memperlebar jangkauan pencarian dan meminta seluruh kapal yang melintas di wilayah Laut Jawa untuk ikut memantau serta melaporkan jika menemukan tanda-tanda keberadaan KM Virgo,” ungkapnya saat diwawancara media.
Pencarian masih terus berlangsung di tengah kekhawatiran keluarga penumpang yang mulai berkumpul di pelabuhan. Semoga kapal beserta seluruh penumpang dan awaknya dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.


