BERITA TERBARU
Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya Suarakan Kepentingan Perdagangan Nasional,Mendag Busan Bertolak ke AS Hadiri G20 Harga iPhone Naik Signifikan! Inilah Penyebab dan Dampaknya bagi Konsumen Cara Mudah Move On! Lepaskan Lalu, Buka Lembaran Baru Seiring Hari Pariwisata Dunia, Menteri Pariwisata Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Kini Cetak SIM Cukup di Kios SIM, Cepat, Praktis, Tanpa Antre Panjang Taman Bunga Celosia Semarang, Pesona Warna yang Menggugah Senyum Kota Buka Pelatihan SSTC 2026, Kemendag Dorong Penguatan Kemitraan Perdagangan dan Investasi Indonesia–Afrika Ketegangan Meningkat! Iran Mulai Langkah Balasan, Inggris Diduga Jadi Sasaran Pemutihan Pajak 2026! Kesempatan Emas Tertibkan Kewajiban Negara
SPORT

Ketum PSSI Erick Thohir Cek Kesiapan Stadion untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Ketum PSSI Erick Thohir Cek Kesiapan Stadion untuk FIFA ASEAN Cup 2026
dok. Kemepora

Ketua Umum PSSI Erick Thohir meninjau kesiapan stadion menjelang gelaran FIFA ASEAN Cup 2026. Stadion yang ditinjau yakni stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Stadion Madya, dan Lapangan ABC Senayan, dan Stadion PTIK Jakarta, Selasa (8/9). 

Ketum PSSI Erick mengecek kondisi lapangan dan rumput di Stadion Utama GBK. Disaat bersamaan, tampak sejumlah petugas tengah melakukan perawatan rumput secara rutin. Peninjauan lalu dilanjutkan ke Stadion Madya dan Lapangan ABC. 

Direktur Utama Pusat Pengelola Komplek Gelora Bung Karno (PPK-GBK), Rakhmadi Afif Kusumo, yang turut mendampingi kunjungan ini menyampaikan, pengecekan berfokus pada inspeksi kesiapan arena utama dan sarana pendukung. 

“Pengecekan untuk memastikan fasilitas-fasilitas siap untuk kegiatan FIFA ASEAN Cup 2026,” ujar Rakhmadi.

Rakhmadi mengungkapkan, secara keseluruhan tingkat kesiapan sarana di kawasan GBK telah siap pakai. Bahkan, untuk Stadion Utama GBK, tingkat kesiapannya telah mencapai 86 persen.

“Secara umum untuk SUGBK sudah delapan puluh enam persen. Kita sangat percaya diri dan yakin, untuk yang lainnya juga secara kalkulasi kita masih akan mencapai persiapan yang matang sebelum kedatangan tim FIFA,” ujarnya.

Rakhmadi menjelaskan, SUGBK difungsikan sebagai lokasi pertandingan utama. Sedangkan fasilitas pendukung seperti Lapangan ABC dan Stadion Madya disiapkan sebagai sarana latihan bagi tim-tim yang bertanding.

Menanggapi keberadaan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, pihak PPK GBK menyatakan komitmen untuk melakukan pembersihan secara menyeluruh sebelum ajang berlangsung.

“Tentu kena dampak (abu vulkanik), kita bersihkan semua. Tadi sudah kita cek, sejauh ini masih baik semuanya dan tetap akan kita bersihkan kembali,” jelas Rahmadi.

Setelah meninjau lokasi GBK, Ketum Erick melanjutkan meninau Stadion PTIK, Jalan Tirtayasa Raya, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dalam tinjauan itu, Ketum PSSI mengecek langsung kondisi stadion, mulai dari lapangan, tempat transit pemain, hingga toilet. 

Ia juga berkoordinasi langsung dengan pihak PTIK untuk memastikan keamanan para pemain selama berlatih, juga dengan tim PSSI perihal keperluan yang dibutuhkan.

Sebagai venue yang digunakan untuk latihan timnas, Ketum PSSI berpesan supaya setiap kebutuhan pemain dapat dipenuhi dengan baik. Sehingga bisa menunjang penampilan maksimal timnas saat bertanding demi meraih gelar juara. “Saya akan ke sini lagi nanti, untuk membakar semangat para pemain,” ujarnya.  

Kickoff turnamen perdana FIFA ASEAN Cup 2026 dimulai pada Jumat, 25 September. Sementara untuk laga final pada Senin, 5 Oktober.

Indonesia sebagai tuan rumah bakal tampil di Grup A bersama dengan Singapura, Bangladesh, dan Malaysia. Pertandingan digelar di SUGBK. 

Adapun Grup B turnamen ini berisikan Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan. Laga-laga tersebut dihelat di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.