BERITA TERBARU
SPORT

Fikayo Tomori: Dari Akademi Chelsea Menjadi Pilar Pertahanan AC Milan

Fikayo Tomori: Dari Akademi Chelsea Menjadi Pilar Pertahanan AC Milan
LONDON, ENGLAND - OCTOBER 13: Fikayo Tomori of England looks on during the international friendly match between England and Australia at Wembley Stadium on October 13, 2023 in London, England. (Photo by Bryn Lennon/Getty Images)

Oluwafikayomi Oluwadamilola “Fikayo” Tomori lahir di Calgary, Kanada, pada 19 Desember 1997 dari orang tua berdarah Nigeria, namun pindah ke Inggris sebelum usianya menginjak satu tahun . Ia tumbuh besar di negeri Ratu Elizabeth, memulai sepak bola sejak usia enam tahun, dan bergabung dengan akademi Chelsea saat berusia delapan tahun . Di sanalah bakatnya ditempa, membawa ia meraih dua gelar Liga Pemuda UEFA dan Piala Pemuda FA sebelum melakoni debut tim utama pada Mei 2016 .

Namun jalan menuju panggung utama tidaklah mulus. Bersaing dengan bek berpengalaman di Chelsea, Tomori harus berjuang lewat masa peminjaman ke Brighton, Hull City, hingga Derby County . Di bawah arahan Frank Lampard, namanya mulai bersinar dan kembali menjadi bagian skuad Chelsea pada 2019. Meski begitu, peluang bermain tetap terbatas hingga akhirnya ia melangkah besar: bergabung dengan AC Milan pada Januari 2021, awalnya sebagai pinjaman sebelum dibeli secara permanen seharga sekitar 28 juta euro pada musim panas yang sama.

Kepindahan ke Italia menjadi titik balik yang mengubah nasibnya. Di bawah asuhan Stefano Pioli, kecepatan lari yang luar biasa, kelincahan, serta kemampuan mengoper akurat dari lini belakangnya sangat cocok dengan gaya permainan Milan. Ia tak sekadar bertahan, tapi juga mampu membangun serangan dari bawah—sifat yang menjadikannya lebih dari sekadar tembok pertahanan biasa . Musim 2021/2022 menjadi bukti nyata: Tomori menjadi tulang punggung saat Milan meraih gelar Serie A pertama setelah jeda sebelas tahun, dengan catatan pertahanan terbaik di liga . Ia pun masuk dalam Tim Terbaik Serie A dan terpilih sebagai bek tengah terbaik musim itu.

Hingga pertengahan 2026, Tomori telah mencatat lebih dari 210 penampilan untuk AC Milan di semua ajaran, mencetak tujuh gol, dan turut meraih Piala Super Italia 2025 . 

Namanya tercatat dalam sejarah sebagai pemain Inggris pertama yang mencetak gol untuk Rossoneri sejak David Beckham, lewat gol krusial saat melawan Juventus . Di level tim nasional, setelah sempat membela Kanada di usia muda, ia memilih memperkuat Inggris, menjuarai Piala Dunia U-20 2017, dan melakoni debut senior pada November 2019 .

Perjalanan Fikayo Tomori mengajarkan bahwa kesuksesan tak selalu datang dari tempat yang diharapkan. Ia belajar dari masa-masa sulit, tidak menyerah saat kesempatan sulit didapat, dan berani mengambil risiko mencari tantangan baru. 

Kini, sosoknya melambangkan keteguhan hati: bek yang cepat, cerdas, dan berani maju menghadapi serangan lawan, sekaligus menjadi bukti bahwa bakat yang disertai kerja keras dan kesabaran akan menemukan tempat terbaiknya. Di usia yang masih cukup muda, ia terus menambah babak baru dalam karirnya, mengukuhkan diri sebagai salah satu bek tengah paling dihormati di Eropa saat ini.