BERITA TERBARU
Harris Turino Minta Batas Defisit APBN Tetap 3 Persen Elvy Sukaesih Meriahkan HUT ke-70 Muba, Ribuan Warga Padati Lapangan Sekayu Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR! KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur KAI Kooperatif dalam Investigasi Keselamatan dan Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT Bawa Sport Tourism Indonesia ke Panggung Dunia, BRI Dukung Penuh Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 Melalui BAZNAS RI, MINISO Salurkan Bantuan Rp62,4 Juta untuk Warga Terdampak Gempa NTT dan Ajak Perusahaan Lain Turut Berkolaborasi Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan, Kementerian PU Percepat Layanan Air Minum dan Sanitasi Pascabencana BAZNAS RI Perkuat Legalitas Aset Hibah Muzaki, Optimalkan Manfaat bagi Umat Kemnaker Manfaatkan AI untuk Verifikasi Mitra Penyelenggara dan Peserta MagangHub
SPORT

Bangkit di Babak Kedua! Ajax Kalahkan Sion 4-2 dan Melaju ke Fase Liga

Bangkit di Babak Kedua! Ajax Kalahkan Sion 4-2 dan Melaju ke Fase Liga
AMSTERDAM, NETHERLANDS - AUGUST 27: Ajax celebrating the 1-0 of Youri Baas of Ajax during the UEFA Conference League match between Ajax and FC Sion at Johan Cruijff Arena on August 27, 2026 in Amsterdam, Netherlands. (Photo by MTB/MB Media/Getty Images)

Ajax Amsterdam tampil luar biasa dengan membangkitkan diri dari ketertinggalan dan menaklukkan tuan rumah FC Sion dengan skor 4-2 pada laga leg pertama babak play-off Liga Konferensi Eropa yang berlangsung di Stadion Tourbillon, Kamis, 27 Agustus 2026 dini hari WIB. Kemenangan ini membawa Ajax unggul agregat menuju laga kedua di kandang sendiri, dan akhirnya lolos ke fase liga kompetisi Eropa musim ini.

Empat pemain berbeda mencetak gol di babak kedua: Julian Brandt menyamakan kedudukan, Marcos Leonardo membawa Ajax unggul untuk pertama kalinya lewat sundulan kepala, sekaligus gol perdananya bersama Ajax-Tolu Arokodare yang baru masuk lapangan hanya butuh 43 detik untuk menambah gol, dan Davy Klaassen menutup kemenangan dengan tendangan lob yang elegan. Di sisi Sion, gol dicetak oleh Franck Surdez dan Ilyas Chouaref lewat titik putih penalti.

Sion tampil mengejutkan di babak pertama dan lebih dulu mencetak gol pada menit ke-34 lewat tendangan tajam Franck Surdez. Memasuki babak kedua, Ajax berubah total: Julian Brandt menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-53. Tujuh menit kemudian, Marcos Leonardo menyundul bola masuk gawang dan membalikkan kedudukan menjadi 2-1. Sion menyamakan kembali skor lewat penalti Ilyas Chouaref pada menit ke-71, namun Ajax tak bergeming. Tolu Arokodare yang baru saja dimainkan langsung menyambar sundulan kemenangan 3-2, sebelum Davy Klaassen memastikan kemenangan 4-2 lewat tendangan indah dari luar kotak penalti pada menit ke-87.

Pertandingan digelar pada Kamis, 21 Agustus 2026, pukul 01.15 WIB dini hari di Stadion Tourbillon, markas FC Sion, Swiss. Seluruh gol Ajax tercipta di babak kedua, membuktikan kekuatan mental dan kedalaman skuad tim asuhan pelatih Míchel.

Pelatih Míchel melakukan penyesuaian strategi di babak kedua, mengubah pola serangan menjadi lebih cepat dan langsung ke depan. Pergantian pemain yang membawa masuk Tolu Arokodare terbukti menjadi keputusan emas, sementara ketenangan dan kualitas individu para pemain Ajax menjadi pembeda yang menentukan kemenangan. Sion sebaliknya tampil gagal menjaga ketahanan fisik dan konsentrasi di babak kedua.

Babak pertama milik Sion yang bermain disiplin dan memanfaatkan satu peluang menjadi gol. Namun babak kedua sepenuhnya berubah menjadi pesta serangan balik Ajax. Setiap kali Sion berusaha menahan, Ajax selalu punya jawaban. Empat gol balasan yang lahir dari kerja sama tim dan sentuhan individu mematikan menunjukkan bahwa Ajax tetaplah raksasa Eropa yang sulit dijatuhkan begitu peluit babak kedua berbunyi.

Dikutip dari UEFA.com, bahwa keempat gol Ajax semuanya lahir setelah turun minum, dicetak oleh empat pemain berbeda yang menunjukkan kedalaman skuad dan kekuatan mental tim tamu. Dengan kemenangan 4-2 di kandang Sion, Ajax melangkah dengan kaki kokoh menuju laga kedua. Bangkit dari keterpurukan dan memenangkan laga tandang dengan skor meyakinkan menjadi bukti bahwa Ajax musim ini siap bersaing di panggung Eropa.