BERITA TERBARU
Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya Suarakan Kepentingan Perdagangan Nasional,Mendag Busan Bertolak ke AS Hadiri G20 Harga iPhone Naik Signifikan! Inilah Penyebab dan Dampaknya bagi Konsumen Cara Mudah Move On! Lepaskan Lalu, Buka Lembaran Baru Seiring Hari Pariwisata Dunia, Menteri Pariwisata Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Kini Cetak SIM Cukup di Kios SIM, Cepat, Praktis, Tanpa Antre Panjang Taman Bunga Celosia Semarang, Pesona Warna yang Menggugah Senyum Kota Buka Pelatihan SSTC 2026, Kemendag Dorong Penguatan Kemitraan Perdagangan dan Investasi Indonesia–Afrika Ketegangan Meningkat! Iran Mulai Langkah Balasan, Inggris Diduga Jadi Sasaran Pemutihan Pajak 2026! Kesempatan Emas Tertibkan Kewajiban Negara
SPORT

Arsenal Comeback, Kalahkan Chelsea 2-1

Arsenal Comeback, Kalahkan Chelsea 2-1
LONDON, ENGLAND - SEPTEMBER 06: (L) Martin Odegaard celebrates scoring the 2nd Arsenal goal with (R) Christos Tzolis during the Premier League 2026/27 match between Arsenal FC and Chelsea FC at Emirates Stadium on September 06, 2026 in London, England. (Photo by Stuart MacFarlane/Arsenal FC via Getty Images)

Arsenal mengalahkan Chelsea dengan skor 2-1 dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Stadion Emirates, Senin (7/9/2026) dini hari WIB. Kemenangan tersebut mempertahankan rekor sempurna Arsenal pada awal musim sekaligus mengakhiri catatan serupa milik Chelsea di bawah pelatih Xabi Alonso.

Chelsea membuka keunggulan ketika pertandingan baru berjalan 77 detik. Morgan Rogers memanfaatkan bola hasil sundulan Jorrel Hato setelah tendangan bebas Reece James dan melepaskan tembakan voli kaki kanan yang melewati kiper Arsenal, David Raya.

Arsenal kemudian meningkatkan tekanan. Upaya mereka sempat menghasilkan gol pada menit ke-12 melalui Riccardo Calafiori, tetapi gol tersebut dianulir setelah tinjauan Video Assistant Referee (VAR) menunjukkan bahwa Calafiori berada dalam posisi offside.

Tuan rumah akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-25. Kai Havertz menerima bola di dalam kotak penalti, bergerak ke dalam, lalu melepaskan penyelesaian berbalik yang mengecoh kiper Chelsea, Emiliano Martínez.

Chelsea hampir kembali unggul sebelum babak pertama berakhir. Tembakan Rogers melebar dari sisi kiri gawang, sedangkan sepakan Pedro Neto membentur tiang setelah pemain tersebut menerobos dari sisi kiri dan melewati Gabriel Magalhães.

Arsenal berbalik unggul pada menit ke-50. Havertz berperan dalam proses terciptanya gol setelah melakukan pergerakan tanpa bola dan membuka ruang bagi Martin Ødegaard. Pemain asal Norwegia itu kemudian menyambar umpan Christos Tzolis dan melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dihentikan Martínez.

Chelsea berusaha mengejar ketertinggalan. Malo Gusto sempat melepaskan tembakan yang melambung di atas mistar. Arsenal juga hampir memperbesar keunggulan melalui Bukayo Saka, tetapi tembakannya berhasil ditepis Martínez.

Peluang terakhir Chelsea hadir pada menit ke-89 melalui Estevão. Tembakannya mengarah ke sudut kiri atas gawang, tetapi Raya melakukan penyelamatan gemilang untuk mempertahankan keunggulan Arsenal hingga peluit akhir.

Hasil tersebut membuat Arsenal menjadi salah satu dari dua tim yang masih memiliki rekor sempurna di Liga Primer Inggris musim ini. Arsenal bergabung dengan Manchester City sebagai tim yang meraih kemenangan dalam seluruh pertandingan awal musim.

Bagi Ødegaard, gol tersebut menjadi gol ketiganya dalam empat penampilan di semua kompetisi musim ini. Catatan itu menjadi peningkatan signifikan setelah ia hanya mencetak satu gol dalam 36 penampilan pada musim sebelumnya.

Sementara itu, Havertz mencetak gol ketiganya di Liga Primer Inggris saat menghadapi mantan klubnya, Chelsea. Ia menjadi salah satu pemain yang paling berpengaruh dalam kebangkitan Arsenal setelah tertinggal pada awal pertandingan.