BERITA TERBARU
Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya Suarakan Kepentingan Perdagangan Nasional,Mendag Busan Bertolak ke AS Hadiri G20 Harga iPhone Naik Signifikan! Inilah Penyebab dan Dampaknya bagi Konsumen Cara Mudah Move On! Lepaskan Lalu, Buka Lembaran Baru Seiring Hari Pariwisata Dunia, Menteri Pariwisata Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Kini Cetak SIM Cukup di Kios SIM, Cepat, Praktis, Tanpa Antre Panjang Taman Bunga Celosia Semarang, Pesona Warna yang Menggugah Senyum Kota Buka Pelatihan SSTC 2026, Kemendag Dorong Penguatan Kemitraan Perdagangan dan Investasi Indonesia–Afrika Ketegangan Meningkat! Iran Mulai Langkah Balasan, Inggris Diduga Jadi Sasaran Pemutihan Pajak 2026! Kesempatan Emas Tertibkan Kewajiban Negara
NASIONAL

Sambut Hari Jantung Sedunia, BAZNAS Hadirkan Senam Lansia dan Edukasi Kesehatan

Sambut Hari Jantung Sedunia, BAZNAS Hadirkan Senam Lansia dan Edukasi Kesehatan
dok. Baznas

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Yogyakarta menyambut Hari Jantung Sedunia dengan mengajak 90 lansia warga Dusun Bibis, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengikuti senam dan edukasi kesehatan. Kegiatan berlangsung di kawasan Pantai Glagah, Rabu (8/9/2026).

Berkolaborasi dengan YBW UII, kegiatan tersebut digelar melalui program Omah Cegah Demensia (OCD). Para lansia mengikuti senam bersama, pemeriksaan tekanan darah, penimbangan berat badan, serta berbagai gim.

Selain aktivitas fisik, peserta juga mendapatkan edukasi kesehatan bertema “Golden Hour setelah Serangan Jantung”. Materi ini membahas pentingnya mengenali kondisi darurat dan segera memberikan pertolongan ketika terjadi serangan jantung.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya lansia.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin agar lansia tidak hanya mendapatkan layanan kesehatan, tetapi juga memiliki pengetahuan yang dapat membantu mereka menjaga kesehatan sehari-hari,” ujar Idy dalam keterangan tertulis, Rabu (9/9/2026).

Idy menambahkan, edukasi kesehatan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar lansia dan keluarga lebih siap menghadapi kondisi darurat, termasuk serangan jantung. Menurutnya, kemampuan mengenali gejala dan segera mencari pertolongan dapat membantu mengurangi risiko yang lebih berat.

Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan tersebut dapat diterapkan dalam keseharian. Para lansia juga diharapkan semakin terbiasa menjaga kesehatan, aktif bergerak, dan melakukan pemeriksaan secara rutin.

Rumah Sehat BAZNAS merupakan program layanan kesehatan terpadu tanpa biaya yang mengedepankan pendekatan humanis serta profesional bagi seluruh mustahik di Indonesia.

Hingga saat ini, Rumah Sehat BAZNAS terus memperluas jangkauan layanannya melalui 33 unit yang beroperasi, lima unit dalam pembangunan, serta dua layanan kesehatan bergerak yang telah menjangkau 342.799 penerima manfaat.