BERITA TERBARU
Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya Suarakan Kepentingan Perdagangan Nasional,Mendag Busan Bertolak ke AS Hadiri G20 Harga iPhone Naik Signifikan! Inilah Penyebab dan Dampaknya bagi Konsumen Cara Mudah Move On! Lepaskan Lalu, Buka Lembaran Baru Seiring Hari Pariwisata Dunia, Menteri Pariwisata Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Kini Cetak SIM Cukup di Kios SIM, Cepat, Praktis, Tanpa Antre Panjang Taman Bunga Celosia Semarang, Pesona Warna yang Menggugah Senyum Kota Buka Pelatihan SSTC 2026, Kemendag Dorong Penguatan Kemitraan Perdagangan dan Investasi Indonesia–Afrika Ketegangan Meningkat! Iran Mulai Langkah Balasan, Inggris Diduga Jadi Sasaran Pemutihan Pajak 2026! Kesempatan Emas Tertibkan Kewajiban Negara
NASIONAL

Apa Doa Menag dalam Sidang Tahunan-Sidang Bersama 2026? Ini Lengkapnya

Apa Doa Menag dalam Sidang Tahunan-Sidang Bersama 2026? Ini Lengkapnya
dok. Kemenag

Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin doa dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR – DPD RI dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

Dalam doanya, Menag mengajak seluruh elemen bangsa untuk menyatukan hati dan pikiran, menjunjung tinggi persatuan, kesatuan, dan kebersamaan. Menurutnya, seluruh potensi bangsa perlu disinergikan untuk mewujudkan cita-cita luhur Indonesia sekaligus mempertahankan martabat bangsa di tengah tantangan global.

“Satukanlah hati dan pikiran kami untuk bersama-sama mencintai negeri kami,” doa Menag di Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Menag juga memohon agar Sidang ini menjadi momentum terbaik untuk memperkuat sinergi seluruh potensi bangsa yang telah dianugerahkan Tuhan kepada Indonesia.

“Semoga Sidang Tahunan kali ini menjadi momentum terbaik untuk menyinergikan segenap potensi bangsa yang telah Engkau anugerahkan kepada kami, yaitu sebuah bangsa yang menjunjung tinggi persatuan, kesatuan, dan kebersamaan di dalam mewujudkan cita-cita luhur bangsanya, terutama untuk mempertahankan martabat bangsa kami di tengah tantangan global saat ini,” ungkap Menag.

Menag berdoa untuk mohon perlindungan bangsa Indonesia dari fitnah dan pengkhianatan, serta berbagai tipu daya dan rekayasa negatif. Ia mengajak seluruh pihak untuk terbuka melakukan introspeksi ketika kritik yang disampaikan benar.

“Sadarkanlah diri kami untuk mengoreksi diri jika fitnah dan kritikan mereka benar. Ampunilah mereka jika fitnah dan kritikan mereka keliru,” tuturnya.

Doa Lengkap Menag Nasaruddin Umar

Ya Allah, puji syukur kami panjatkan ke hadirat-Mu, karena pada pagi hari ini, kami kembali melangsungkan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI dalam rangka memeringati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-81 tahun 2026. Tiada lain harapan kami semua kecuali kiranya Engkau memberkahi pertemuan yang amat bersejarah bagi bangsa kami.

Semoga Sidang Tahunan kali ini menjadi momentum terbaik untuk menyinergikan segenap potensi bangsa yang telah Engkau anugerahkan kepada kami, yaitu sebuah bangsa yang menjunjung tinggi persatuan, kesatuan, dan kebersamaan di dalam mewujudkan cita-cita luhur bangsanya, terutama untuk mempertahankan martabat bangsa kami di tengah tantangan global saat ini.

Ya Allah, lindungilah kami dari fitnah dan pengkhianatan. Selamatkanlah kami dari berbagai tipu daya dan rekayasa negatif hamba-Mu. Sadarkanlah diri kami untuk mengoreksi diri jika fitnah dan kritikan mereka benar. Ampunilah mereka jika fitnah dan kritikan mereka keliru. Satukanlah hati dan pikiran kami untuk bersama-sama mencintai negeri kami.

Ya Allah, bantulah siapapun hamba-Mu yang terdhalimi dan yang lemah di muka bumi ini, baik yang taat beragama maupun yang belum taat, karena sesungguhnya mereka juga adalah hamba ciptaan-Mu yang membutuhkan pertolongan.

Masih panjang jalan yang harus kami tempuh, masih besar tantangan yang harus kami hadapi, masih banyak tanggung jawab yang harus kami emban, dan masih beragam hambatan yang harus kami lalui. Berikanlah kekuatan dan ketegaran untuk mengemban amanah dan melewati berbagai tantangan tersebut.

Kami yakin, seberat apapun cobaan dan tantangan itu jika Engkau hadir mendampingi kami, maka semuanya menjadi ringan bagi kami.

Hamba-Mu sudah berikhtiar sedemikian rupa, selanjutnya sepenuhnya kami menyerahkan diri dengan segenap ikhtiar kami. Ampunilah dosa dan segala kekeliruan kami, para orang tua kami, para pemimpin, dan para pahlawan kusuma bangsa kami.

Jadikanlah bangsa dan negeri kami sebagai baldatun thayyibah warabbun gafur, negeri yang gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kerto raharjo.