BERITA TERBARU
Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya Suarakan Kepentingan Perdagangan Nasional,Mendag Busan Bertolak ke AS Hadiri G20 Harga iPhone Naik Signifikan! Inilah Penyebab dan Dampaknya bagi Konsumen Cara Mudah Move On! Lepaskan Lalu, Buka Lembaran Baru Seiring Hari Pariwisata Dunia, Menteri Pariwisata Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Kini Cetak SIM Cukup di Kios SIM, Cepat, Praktis, Tanpa Antre Panjang Taman Bunga Celosia Semarang, Pesona Warna yang Menggugah Senyum Kota Buka Pelatihan SSTC 2026, Kemendag Dorong Penguatan Kemitraan Perdagangan dan Investasi Indonesia–Afrika Ketegangan Meningkat! Iran Mulai Langkah Balasan, Inggris Diduga Jadi Sasaran Pemutihan Pajak 2026! Kesempatan Emas Tertibkan Kewajiban Negara
EKONOMI

Wamenaker Apresiasi Olahan Lokal TKM Ternate Berkualitas Ekspor

Wamenaker Apresiasi Olahan Lokal TKM Ternate Berkualitas Ekspor
dok. Kemnaker

Kelompok Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Lanjutan di Kota Ternate, Maluku Utara, mengembangkan produk olahan pangan berbasis bahan lokal melalui usaha rumahan Fala Satu Putri.

Usaha tersebut dikelola Maryani Ade bersama enam anggota kelompok. Mereka mengolah berbagai bahan pangan lokal menjadi produk bernilai tambah, seperti stik kenari, abon ikan tuna, dan abon ikan garo rica. Stik kenari tersedia dalam enam varian rasa, yakni ikan tore, kenari, keju, pala, ubi ungu, serta bawang seledri. Produk Fala Satu Putri juga telah dikemas dan dilengkapi label halal.

Pengembangan usaha tersebut mendapat perhatian Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor saat mengunjungi Fala Satu Putri di Jalan Pertamina 277, Tafure, Ternate Utara, Jumat (18/9/2026).

“Saya sangat apresiasi usaha produk lokal stik dan abon ini karena usaha yang diproduksi Bu Maryani ini memiliki kualitas ekspor,” ujar Afriansyah.

Afriansyah juga menilai produk Fala Satu Putri memiliki kemasan yang baik dan telah dilengkapi label halal. Menurutnya, produk tersebut sangat siap diperjualbelikan sebagai oleh-oleh khas Ternate.

“Makanan ringan ini memiliki kemasan yang bagus, sudah dilengkapi label halal, dan sangat siap diperjualbelikan sebagai oleh-oleh khas bagi siapa saja yang berkunjung ke Ternate,” katanya.

Kemnaker memberikan dukungan kepada peserta TKM melalui pelatihan dan bantuan usaha untuk membantu pengembangan kegiatan usaha secara berkelanjutan. Pengembangan produk berbasis potensi lokal menjadi salah satu upaya peserta TKM meningkatkan nilai ekonomi usahanya.

Maryani mengatakan kunjungan tersebut menjadi motivasi bagi kelompoknya untuk terus mengembangkan Fala Satu Putri.

“Saya berharap semoga usaha ini menjadi lebih baik lagi dan bisa terus berkembang ke depannya,” kata Maryani.

Dalam kunjungan tersebut, Afriansyah didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Maluku Utara Marwan serta Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Maluku Utara Irnawati Dahman.

Kategori: Ekonomi