Mendag Busan Dorong ASN Purnabakti tetap Berkarya Melalui Wirausaha
Jakarta, DARIM.ID – Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Perdagangan yang telah memasuki masa purnabakti untuk terus berkarya melalui jalur wirausaha.
Menurutnya, batas usia pensiun bukan penghalang untuk terus beraktivitas dan mencoba hal-hal baru. Ia pun mengajak para pegawai purnabakti untuk kembali belajar dan menjajaki jalur wirausaha yang membuka berbagai peluang baru setelah pensiun dari kementerian dan lembaga.Ia menyampaikan hal tersebut saat memberikan sambutan pada lokakarya
“Purnabakti Berwirausaha: Dari Pengabdian Menuju Kesejahteraan” di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, pada Rabu, (12/8). Lokakarya tersebut merupakan kolaborasi Kemendag dengan Indomaret dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).
“Masa pensiun menjadi kesempatan untuk mempunyai kebebasan dan waktu untuk berkarya. Bapak dan Ibu dapat memanfaatkan masa purnabakti dengan berwirausaha. Kemendag mendorong pegawai purnabakti untuk tetap produktif,” ujar Mendag Busan.
Selain berkarya melaui wirausaha, Mendag Busan menyampaikan, pegawai purnabakti juga dapat belajar menjadi eksportir melalui program-program unggulan Kemendag yang bertujuan mendorong ekspor.
“Kemendag memiliki program Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Berani Inovasi, Siap Adaptasi (BISA) Ekspor. Bapak dan Ibu pelaku usaha presentasi ke perwakilan dagang di luar negeri, kemudian perwadag akan mencarikan buyer,” ujar Mendag Busan.
Turut hadir mendampingi Mendag Busan dalam kegiatan pembekalan tersebut, Sekretaris Jenderal Kemendag Isy Karim, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Iqbal Shoffan Shofwan, dan Inspektur Jenderal Kemendag Helmy Santika.
Sekretaris Jenderal Kemendag sekaligus Ketua Koperasi Pemasaran Niaga Sejahtera, Isy Karim memberikan pernyataan senada. Isy mendorong para calon purnabakti untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan sebagai salah satu bekal dalam mempersiapkan masa purnabakti.
“Melalui pembekalan ini, kami berharap Bapak dan Ibu dapat menumbuhkan semangat kewirausahaan yang produktif, mandiri, serta mengelola keuangan di masa purnabakti dengan baik,” ujar Isy.


