BERITA TERBARU
Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya Suarakan Kepentingan Perdagangan Nasional,Mendag Busan Bertolak ke AS Hadiri G20 Harga iPhone Naik Signifikan! Inilah Penyebab dan Dampaknya bagi Konsumen Cara Mudah Move On! Lepaskan Lalu, Buka Lembaran Baru Seiring Hari Pariwisata Dunia, Menteri Pariwisata Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Kini Cetak SIM Cukup di Kios SIM, Cepat, Praktis, Tanpa Antre Panjang Taman Bunga Celosia Semarang, Pesona Warna yang Menggugah Senyum Kota Buka Pelatihan SSTC 2026, Kemendag Dorong Penguatan Kemitraan Perdagangan dan Investasi Indonesia–Afrika Ketegangan Meningkat! Iran Mulai Langkah Balasan, Inggris Diduga Jadi Sasaran Pemutihan Pajak 2026! Kesempatan Emas Tertibkan Kewajiban Negara
EKONOMI

Kemendag Perkuat Sinergi Daerah untuk Dorong Pengembangan Ekspor Jawa dan Sumatra

Kemendag Perkuat Sinergi Daerah untuk Dorong Pengembangan Ekspor Jawa dan Sumatra
dok. Kemendag

Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) menggelar Forum Koordinasi Program Pengembangan Ekspor Berbasis Kewilayahan untuk wilayah Jawa dan Sumatra secara daring, Kamis (27/8). Forum ini dibuka oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Fajarini Puntodewi.

Dirjen Puntodewi menyampaikan  bahwa forum ini menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan program pengembangan ekspor dengan potensi dan kebutuhan masing-masing daerah serta mengurai simpul-simpul yang menjadi tantangan di tiap daerah. 

Melalui koordinasi dan konsolidasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, diharapkan dapat dirumuskan langkah yang tepat sasaran dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekspor nasional.

Forum dipandu oleh Sekretaris Ditjen PEN Sugih Rahmansyah. Sejumlah pejabat dan perwakilan direktorat teknis di lingkungan Ditjen PEN turut menjadi narasumber, antara lain Direktur Pengembangan Ekspor Produk Manufaktur Deden Muhammad F.S., Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Bayu Nugroho, perwakilan Direktorat Pengembangan Ekspor Produk Manufaktur, dan Singgih Sugianto, dan perwakilan Direktorat Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Ari Satria, Ichwan Joesoef. 

Dalam forum tersebut, sejumlah 250 peserta yang terdiri atas perwakilan dinas yang membidangi perdagangan serta pelaku usaha di wilayah Jawa dan Sumatra memperoleh informasi mengenai berbagai layanan pengembangan ekspor, mulai dari penyediaan informasi pasar, peningkatan kapasitas eksportir, pengembangan produk, business matching, promosi dagang internasional, hingga fasilitasi akses ke pasar global.

Forum serupa sebelumnya telah dilaksanakan untuk wilayah Kalimantan dan Bali–Nusa Tenggara pada Kamis (16/7), serta wilayah Sulawesi, Papua, dan Maluku pada Kamis (30/7). 

Rangkaian forum ini menjadi ruang bersama untuk memperkuat sinergi dan menyusun langkah percepatan peningkatan ekspor berbasis potensi daerah.