BERITA TERBARU
Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya Suarakan Kepentingan Perdagangan Nasional,Mendag Busan Bertolak ke AS Hadiri G20 Harga iPhone Naik Signifikan! Inilah Penyebab dan Dampaknya bagi Konsumen Cara Mudah Move On! Lepaskan Lalu, Buka Lembaran Baru Seiring Hari Pariwisata Dunia, Menteri Pariwisata Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Kini Cetak SIM Cukup di Kios SIM, Cepat, Praktis, Tanpa Antre Panjang Taman Bunga Celosia Semarang, Pesona Warna yang Menggugah Senyum Kota Buka Pelatihan SSTC 2026, Kemendag Dorong Penguatan Kemitraan Perdagangan dan Investasi Indonesia–Afrika Ketegangan Meningkat! Iran Mulai Langkah Balasan, Inggris Diduga Jadi Sasaran Pemutihan Pajak 2026! Kesempatan Emas Tertibkan Kewajiban Negara
DAERAH

Kementerian PU Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Gempa di Kabupaten Sikka

Kementerian PU Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Gempa di Kabupaten Sikka
dok. Kemenpu

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), salah satunya melalui pelayanan dan distribusi air bersih bagi warga di Kabupaten Sikka.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pemenuhan air bersih menjadi salah satu kebutuhan utama yang harus dipastikan bagi masyarakat terdampak bencana, terutama warga yang masih berada di lokasi pengungsian.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat yang harus kita pastikan tersedia, terutama bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana dan masih berada di pengungsian. Kementerian PU akan terus mendukung pemenuhan kebutuhan tersebut sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan,” ujar Dody Hanggodo.

Dukungan pelayanan air bersih dilakukan di dua lokasi, yakni Desa Baopaat, Kecamatan Lela, serta Gelora Samador yang menjadi salah satu lokasi pengungsian terpusat. Pelayanan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih di tengah kondisi pascagempa.

Di Desa Baopaat, Kecamatan Lela, pelayanan air bersih dilakukan di wilayah RT 08/RW 03 dengan cakupan 48 kepala keluarga atau sebanyak 192 jiwa. Untuk lokasi tersebut, Kementerian PU mengirimkan satu Mobil Tangki Air (MTA) dengan kapasitas 6.000 liter.

Sementara itu, pelayanan air bersih juga dilakukan di Gelora Samador sebagai lokasi pengungsian terpusat. Di lokasi ini terdapat sekitar 1.305 jiwa atau 358 kepala keluarga yang membutuhkan dukungan pemenuhan kebutuhan dasar selama berada di pengungsian, sebanyak 6.000 liter air bersih telah dikirimkan melalui MTA.

Kementerian PU terus melakukan koordinasi dan pemantauan kebutuhan di lapangan untuk memastikan dukungan infrastruktur dasar dapat diberikan sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat terdampak.

Melalui dukungan tersebut, Kementerian PU berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat terdampak gempa NTT dan mendukung percepatan pemulihan kondisi di wilayah terdampak.