BERITA TERBARU
Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya Suarakan Kepentingan Perdagangan Nasional,Mendag Busan Bertolak ke AS Hadiri G20 Harga iPhone Naik Signifikan! Inilah Penyebab dan Dampaknya bagi Konsumen Cara Mudah Move On! Lepaskan Lalu, Buka Lembaran Baru Seiring Hari Pariwisata Dunia, Menteri Pariwisata Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Kini Cetak SIM Cukup di Kios SIM, Cepat, Praktis, Tanpa Antre Panjang Taman Bunga Celosia Semarang, Pesona Warna yang Menggugah Senyum Kota Buka Pelatihan SSTC 2026, Kemendag Dorong Penguatan Kemitraan Perdagangan dan Investasi Indonesia–Afrika Ketegangan Meningkat! Iran Mulai Langkah Balasan, Inggris Diduga Jadi Sasaran Pemutihan Pajak 2026! Kesempatan Emas Tertibkan Kewajiban Negara
DAERAH

Buka Wawasan Global Santri, PPDA Muhammadiyah Bayan Kolaborasi STEM dengan UTP Malaysia

Buka Wawasan Global Santri, PPDA Muhammadiyah Bayan Kolaborasi STEM dengan UTP Malaysia
dok. Muhammadiyah

Semangat kolaborasi pendidikan Internasional mewarnai kompleks Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan(PPDA) dan SMP Muhammadiyah Jono, Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Dalam agenda yang digelar pada Rabu (2/9) ini, ratusan santri maupun pelajar mengikuti International Training of Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang menghadirkan mahasiswa Rakan Masjid Universiti Teknologi Petronas (UTP) Malaysia sebagai fasilitator sekaligus pemateri.

Kegiatan tersebut menjadi momentum berharga bagi PPDA Muhammadiyah Bayan Purworejo untuk memperkuat jejaring pendidikan internasional. Pada kesempatan yang sama, PPDA Muhammadiyah Bayan Purworejo bersama Rakan Masjid Universiti Teknologi PETRONAS Malaysia juga menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) yang mencakup penyelenggaraan pelatihan STEM, kunjungan dan pengembangan akademik, serta berbagai agenda kolaborasi pendidikan lainnya.

Direktur PPDA Muhammadiyah Bayan Purworejo, Muhammad Nurrosyid Huda Setiawan mengungkap bahwa program Bengkel STEM yang telah terlaksana dan juga momentum penandatanganan MoU merupakan kerja sama yang strategis sekaligus menguntungkan dalam rangka pengembangan pendidikan STEM di lingkungan PPDA Muhammadiyah Bayan Purworejo.

“besar harapan kami untuk terus melanjutkan pelatihan-pelatihan yang akan datang khususnya mengenai STEM yang menjadi visi Pondok Pesantren kami,” ucap Nurrosyid.

Menurutnya, langkah ini penting sebab pesantren masa kini bukan hanya dituntut untuk melahirkan generasi yang paham agama, namun juga harus memiliki kemampuan penunjang lainnya khususnya di bidang sains dan teknologi.

Sementara itu, kehadiran dari mahasiswa UTP Malaysia turut memberikan kesempatan bagi para santri dan pelajar untuk mengenal perspektif pendidikan dari luar negeri secara langsung. Dengan interaksi tersebut diharapkan dapat menumbuhkan motivasi belajar dan cita-cita para santri dan siswa untuk terus melanjutkan pendidikan dan meraih ilmu serta perspektif yang lebih luas hingga ke mancanegara.