BERITA TERBARU
Kemenpar Perkuat Kemampuan Digital Pimpinan Guna Perkuat Tata Kelola Pariwisata Mas Dar: Temuan Faktual Ombudsman Sangat Membantu Perbaikan MBG Menaker: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Hadirkan Era Baru Hukum Ketenagakerjaan Sekolah Rakyat Menjadi Wadah Pendidikan yang Membentuk Bakat dan Budi Pekerti Bagi Anak Kunjungi BGN, Ombudsman Siapkan Policy Brief dari Temuan 34 Provinsi untuk Perkuat Tata Kelola MBG Barcode Buka Peluang Produk UMKM Tembus Ritel Merah Putih Menyelimuti GBK! Suasana Menyatu di Nobar Final Piala AFF 2026 Jelang MotoGP Mandalika 2026, BRI Peduli Latih 500 Volunteer Kelola Sampah, Pertegas Komitmen Keberlanjutan dan Menjaga Lingkungan Memaknai Kemenangan Timnas Kenapa Pelatih Sepak Bola Sering Mengunyah Permen Karet Saat Pertandingan?
INTERNASIONAL

Banjir Meluas di Thailand! Ribuan Warga Terdampak, Bantuan Dikerahkan

Banjir Meluas di Thailand! Ribuan Warga Terdampak, Bantuan Dikerahkan
Banjir Meluas di Thailand (Foto/Pixabay)

Banjir besar meluas ke berbagai wilayah di Thailand, menenggelamkan pemukiman, jalur transportasi, dan lahan pertanian. Curah hujan tinggi yang turun terus-menerus dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan sungai-sungai meluap, air naik dengan cepat hingga memutus akses antarwilayah. Ribuan rumah terendam, warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi, dan aktivitas harian terhenti. Situasi ini memicu kekhawatiran akan kerugian yang tidak hanya bersifat materi, tetapi juga dampak terhadap kesehatan serta ketahanan pangan masyarakat.

Pemerintah Thailand melalui Kementerian Dalam Negeri dan Badan Penanggulangan Bencana Nasional memimpin upaya penanganan. Pasukan pertahanan sipil, tentara, relawan, serta warga saling bahu-membahu mengevakuasi korban dan menyalurkan bantuan. Negara-negara tetangga termasuk Indonesia turut memantau situasi dan menyatakan kesediaan untuk membantu jika dibutuhkan. Penduduk yang tinggal di dataran rendah dan tepian sungai menjadi kelompok yang paling terdampak.

Banjir mulai muncul secara bertahap sejak awal September 2026, dan meluas secara signifikan pada awal Oktober 2026. Hingga kini air belum sepenuhnya surut, dan peringatan cuaca masih berlaku untuk beberapa hari ke depan.

Banjir meluas ke puluhan provinsi di Thailand, meliputi wilayah utara, tengah, hingga timur laut. Kota-kota besar dan daerah pertanian terdampak, termasuk jalur-jalur perdagangan yang menghubungkan Thailand dengan negara tetangga.

Musim hujan yang lebih panjang dan intens dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, ditambah dengan pelepasan air dari bendungan akibat kapasitas yang sudah penuh, menyebabkan air tidak terserap dengan cepat ke tanah. Kerusakan hutan di daerah hulu juga mempercepat aliran air ke dataran rendah, sehingga banjir datang lebih cepat dan bertahan lebih lama.

Warga yang tinggal di kawasan rawan diimbau segera mengungsi jika air mulai naik. Pemerintah membuka posko pengungsian, mendirikan dapur umum, serta menyalurkan kebutuhan dasar. Jalur transportasi yang terputus diperbaiki secara bertahap, dan tim kesehatan ditempatkan di posko untuk mencegah wabah penyakit. Warga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan air naik kembali meskipun hujan telah reda.

Juru Bicara Badan Penanggulangan Bencana Nasional Thailand memberikan pendapatnya. “Situasi ini belum sepenuhnya aman, kami memohon kepada seluruh warga untuk tetap mengikuti arahan petugas dan tidak kembali ke rumah sebelum dinyatakan aman,” ungkap Juru Bicara Badan Penanggulangan Bencana Nasional Thailand seperti dilansir dari siaran berita resmi di laman resmi Badan Penanggulangan Bencana Nasional Thailand, Senin (05/10/2026). Bencana tidak mengenal batas negara. Semoga air segera surut, warga segera pulih, dan persaudaraan antarnegara semakin erat di tengah ujian ini.