BERITA TERBARU
Barelang Jadi Ruang Belajar Global untuk Transformasi Kawasan Transmigrasi Angka Tetap BPS: Produksi Padi 2026 hingga Agustus Capai 43,89 Juta Ton Cinema XXI Resmi Buka Bioskop Pertama di Maros, Punya 4 Studio WIG Talks 2026 Bedah Strategi Transformasi Gastronomi sebagai Penggerak Ekonomi Berkelanjutan Gotong Royong Perbaiki Jembatan, Patriot Transmigrasi dan Warga Mamasa Buka Akses Pengeringan Kopi Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 Dibuka hingga 14 Oktober Summer Course 2026: Mahasiswa Jerman dan Indonesia Rancang Masa Depan Kawasan Transmigrasi Barelang Dulu Pemohon yang Cari Petugas Ukur, Sejak Ada Pengukuran Terjadwal Kini Tanah Diukur Lebih Pasti dan Cepat Kemenko PM Apresiasi Program Jaminan Sosial BAZNAS 2026 Persib Bandung Siap Hadapi Port FC di ASEAN Club Championship 2026/27
HIBURAN

Cinema XXI Resmi Buka Bioskop Pertama di Maros, Punya 4 Studio

Cinema XXI Resmi Buka Bioskop Pertama di Maros, Punya 4 Studio
dok. menitindonesia.com

Cinema XXI resmi membuka bioskop pertamanya di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Grand Mall Maros XXI mulai beroperasi pada 2 Oktober 2026 dengan menyediakan empat studio dan kapasitas lebih dari 700 kursi.

Kehadiran Grand Mall Maros XXI menambah pilihan hiburan bagi masyarakat sekaligus membuka peluang terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati Maros Chaidir Syam menyambut positif beroperasinya bioskop tersebut. Dia berharap Cinema XXI dapat menjadi ruang hiburan yang nyaman bagi masyarakat sekaligus menyediakan tontonan yang berkualitas dan edukatif.

“Film-film yang baik, film-film yang edukasi, film yang memang sudah lolos dari saringan sensor dari perfilman kita di Indonesia. Dan inilah harapan kita, masyarakat kita bisa mendapatkan tempat yang nyaman,” kata Chaidir.

Menurut dia, kehadiran Cinema XXI juga berpotensi memberikan efek domino terhadap perekonomian Maros. Masyarakat yang sebelumnya harus bepergian ke daerah lain untuk menonton bioskop kini dapat menikmati fasilitas tersebut di wilayah sendiri.

“Yang paling utama pasti dengan hadirnya XXI ini pasti akan punya efek domino yang positif terhadap perekonomian kita. Yang pertama, masyarakat Maros pasti tidak lagi ke tempat lain,” ujarnya.

Chaidir menilai bioskop juga berpotensi menarik pengunjung dari daerah sekitar untuk datang ke Maros. Kondisi tersebut dinilai dapat mendorong aktivitas sejumlah sektor usaha sekaligus meningkatkan pendapatan daerah.

“Jelas dari PAD, dari PPJT, hiburan, restoran, reklama, dan itu akan growth-in,” kata Chaidir.

Di sisi lain, dia menyoroti pentingnya perlindungan terhadap pelajar. Pengaturan jam tayang diharapkan dapat mencegah siswa menonton film pada jam sekolah.

Head of Government Relation Cinema XXI Suprayitno mengatakan pembukaan Grand Mall Maros XXI merupakan bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap hiburan bioskop.

Selain menyediakan fasilitas hiburan, kehadiran Cinema XXI juga membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal. Suprayitno menyebut sebagian besar tenaga kerja Grand Mall Maros XXI berasal dari Maros.

Hingga 2 Oktober 2026, Cinema XXI menyebut telah memiliki 270 lokasi bioskop dengan total 1.399 layar yang tersebar di 55 kota dan 31 kabupaten di Indonesia.

Kategori: Hiburan