BERITA TERBARU
Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya Suarakan Kepentingan Perdagangan Nasional,Mendag Busan Bertolak ke AS Hadiri G20 Harga iPhone Naik Signifikan! Inilah Penyebab dan Dampaknya bagi Konsumen Cara Mudah Move On! Lepaskan Lalu, Buka Lembaran Baru Seiring Hari Pariwisata Dunia, Menteri Pariwisata Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Kini Cetak SIM Cukup di Kios SIM, Cepat, Praktis, Tanpa Antre Panjang Taman Bunga Celosia Semarang, Pesona Warna yang Menggugah Senyum Kota Buka Pelatihan SSTC 2026, Kemendag Dorong Penguatan Kemitraan Perdagangan dan Investasi Indonesia–Afrika Ketegangan Meningkat! Iran Mulai Langkah Balasan, Inggris Diduga Jadi Sasaran Pemutihan Pajak 2026! Kesempatan Emas Tertibkan Kewajiban Negara
INTERNASIONAL

Wamendag RI Hadiri Pertemuan ke-40 Dewan AFTA

Wamendag RI Hadiri Pertemuan ke-40 Dewan AFTA
dok. Kementerian Perdagangan

Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri menghadiri Pertemuan ke-40 Dewan AFTA yang berlangsung di Metro Manila, Filipina, Sabtu (19 Sep). Pertemuan tersebut merupakan rangkaian Pertemuan ke-58 ASEAN Economic Ministers (AEM) dan pertemuan terkait lainnya yang berlangsung pada 19—22 September 2026.

Wamendag Roro menyampaikan apresiasi kepada Ketua Pejabat Senior Ekonomi ASEAN atas laporan komprehensif terkait perkembangan kinerja perdagangan barang intra-ASEAN yang telah disampaikan hari ini. Indonesia menghargai pembahasan mendalam mengenai perkembangan berbagai isu di bawah ASEAN sebagaimana telah disampaikan sebelumnya.

Wamendag Roro juga menegaskan bahwa Indonesia dapat mendukung adopsi terhadap dokumen Declaration on the Provisional Application of the Second Protocol to Amend ATIGA dengan lampirannya untuk mendorong percepatan implementasi the Second Protocol to Amend the ATIGA yang merupakan salah satu mandat Leaders’ Statement on the Response to the Middle East pada KTT ASEAN ke-48 pada 8 Mei 2026 di Cebu, Filipina.

Pada kesempatan tersebut, Wamendag Roro didampingi oleh Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional, Johni Martha dan Direktur Perundingan ASEAN, Nugraheni Prasetya Hastuti.