BERITA TERBARU
Data Center AI 640 MW Dibangun di Jatiluhur, Ditargetkan Beroperasi 2027 Harris Turino Minta Batas Defisit APBN Tetap 3 Persen Elvy Sukaesih Meriahkan HUT ke-70 Muba, Ribuan Warga Padati Lapangan Sekayu Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR! KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur KAI Kooperatif dalam Investigasi Keselamatan dan Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT Bawa Sport Tourism Indonesia ke Panggung Dunia, BRI Dukung Penuh Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 Melalui BAZNAS RI, MINISO Salurkan Bantuan Rp62,4 Juta untuk Warga Terdampak Gempa NTT dan Ajak Perusahaan Lain Turut Berkolaborasi Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan, Kementerian PU Percepat Layanan Air Minum dan Sanitasi Pascabencana BAZNAS RI Perkuat Legalitas Aset Hibah Muzaki, Optimalkan Manfaat bagi Umat
TEKNO

Peringatan Penting! YouTube Direncanakan Mengalami Pemeliharaan Sistem, Akses Terbatas Pekan Depan

Peringatan Penting! YouTube Direncanakan Mengalami Pemeliharaan Sistem, Akses Terbatas Pekan Depan
dok. Capt: YouTube Direncanakan Mengalami Pemeliharaan Sistem (Foto/Pinterest)

Pembaruan dan pemeliharaan ini dilakukan oleh tim teknis YouTube milik Google, yang melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Langkah ini menyusul serangkaian gangguan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, termasuk gangguan pada 7–8 September dan 11 September 2026.

YouTube akan menjalankan pemeliharaan sistem besar-besaran yang berpotensi membuat layanan tidak dapat diakses atau berjalan lambat. Fitur pemutaran video, beranda, pencarian, hingga akses YouTube Music dan YouTube Kids diprediksi terdampak sementara.

Pemeliharaan dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 16 September 2026, mulai pukul 01.00 hingga 05.00 WIB, atau tepatnya pekan depan. Pemberitahuan ini disampaikan melalui saluran resmi dukungan teknis YouTube pada Jumat (11/9/2026). Pemeliharaan berlaku secara menyeluruh pada sistem pusat data global, sehingga pengguna di Indonesia maupun kawasan Asia Tenggara, Amerika, dan Eropa berpotensi merasakan dampaknya.

Tindakan ini dilakukan untuk memperbaiki akar masalah gangguan yang berulang, meningkatkan stabilitas server, serta menyiapkan peluncuran fitur baru seperti pencarian percakapan Ask YouTube dan pembaruan Program Mitra YouTube . Sebelumnya, gangguan terbesar mempengaruhi lebih dari 340.000 pengguna pada satu waktu puncak.

Pengguna akan menerima notifikasi di aplikasi maupun situs web. Jika layanan tidak dapat diakses, disarankan untuk menunggu dan mencoba kembali beberapa saat kemudian. YouTube menegaskan tidak ada data pengguna maupun konten yang akan hilang selama proses berlangsung. Pengguna yang sedang mengunggah video disarankan menunda hingga pemeliharaan selesai.

Dikutip dari KabarTekno, bahwa gangguan berulang ini sebenarnya sinyal bahwa beban sistem YouTube sudah sangat masif, pemeliharaan pekan depan adalah langkah tepat agar layanan kembali stabil, meski tentu akan mengganggu sebagian pengguna di jam-jam tertentu.

Hingga kini, YouTube menyatakan pemeliharaan ini akan berlangsung seefisien mungkin dan layanan akan kembali normal sepenuhnya pada pagi hari. Pengguna dapat memantau status layanan melalui laman status resmi YouTube.