BERITA TERBARU
Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya Suarakan Kepentingan Perdagangan Nasional,Mendag Busan Bertolak ke AS Hadiri G20 Harga iPhone Naik Signifikan! Inilah Penyebab dan Dampaknya bagi Konsumen Cara Mudah Move On! Lepaskan Lalu, Buka Lembaran Baru Seiring Hari Pariwisata Dunia, Menteri Pariwisata Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Kini Cetak SIM Cukup di Kios SIM, Cepat, Praktis, Tanpa Antre Panjang Taman Bunga Celosia Semarang, Pesona Warna yang Menggugah Senyum Kota Buka Pelatihan SSTC 2026, Kemendag Dorong Penguatan Kemitraan Perdagangan dan Investasi Indonesia–Afrika Ketegangan Meningkat! Iran Mulai Langkah Balasan, Inggris Diduga Jadi Sasaran Pemutihan Pajak 2026! Kesempatan Emas Tertibkan Kewajiban Negara
KORPORASI

NOTAM Penutupan Bandara Wunopito NTT Berlanjut

NOTAM Penutupan Bandara Wunopito NTT Berlanjut
dok. AirNav. Indonesia

AirNav Indonesia kembali memperbarui informasi aeronautika terkait penutupan sementara Bandara Wunopito, Lewoleba, Nusa Tenggara Timur, akibat sebaran abu vulkanik Gunung Lewotolok.

Berdasarkan pembaruan Notice to Airmen (NOTAM) C1145/26 NOTAMR C1134/26, Bandara Wunopito (WATW) masih berstatus CLOSED akibat abu vulkanik Gunung Lewotolok. Penutupan diperpanjang mulai Rabu, 9 September 2026, pukul 07.18 WITA, hingga estimasi pukul 07.00 WITA, Kamis, 10 September 2026.

Pembaruan NOTAM tersebut menggantikan NOTAM sebelumnya, yaitu C1134/26 NOTAMR C1106/26, yang menjadi dasar informasi penutupan Bandara Wunopito sebelumnya.

AirNav Indonesia terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi ruang udara dan sebaran abu vulkanik Gunung Lewotolok. Informasi aeronautika akan terus diperbarui sesuai perkembangan kondisi aktual dan informasi keselamatan penerbangan.

AirNav Indonesia juga terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan penerbangan untuk memastikan informasi mengenai kondisi ruang udara dan pelayanan navigasi penerbangan tersampaikan secara tepat waktu.