BERITA TERBARU
Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya Suarakan Kepentingan Perdagangan Nasional,Mendag Busan Bertolak ke AS Hadiri G20 Harga iPhone Naik Signifikan! Inilah Penyebab dan Dampaknya bagi Konsumen Cara Mudah Move On! Lepaskan Lalu, Buka Lembaran Baru Seiring Hari Pariwisata Dunia, Menteri Pariwisata Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Kini Cetak SIM Cukup di Kios SIM, Cepat, Praktis, Tanpa Antre Panjang Taman Bunga Celosia Semarang, Pesona Warna yang Menggugah Senyum Kota Buka Pelatihan SSTC 2026, Kemendag Dorong Penguatan Kemitraan Perdagangan dan Investasi Indonesia–Afrika Ketegangan Meningkat! Iran Mulai Langkah Balasan, Inggris Diduga Jadi Sasaran Strategi BP Tapera Mengejar 3 Bulan Terakhir di Tahun 2026
TEKNO

Ternyata Bisa Dilacak! Router WiFi di Rumah Simpan Jejak Pergerakan Penghuni

Ternyata Bisa Dilacak! Router WiFi di Rumah Simpan Jejak Pergerakan Penghuni
dok. capt: Router WiFi bisa lacak orang di rumah (Foto/Pinterest)

Sebuah temuan keamanan siber mengungkapkan bahwa router WiFi yang dipasang di rumah-rumah ternyata mampu melacak keberadaan dan pergerakan orang di dalamnya. Setiap kali ponsel, jam pintar, atau perangkat lain mendeteksi sinyal WiFi, bahkan tanpa terhubung. Di mana perangkat tersebut dapat mengirimkan alamat identitas unik yang dapat dicatat oleh router. Dari catatan itu, dapat diketahui kapan seseorang datang, pergi, berada di ruangan mana, hingga kebiasaan sehari-hari penghuni rumah.

Penelitian ini dilakukan oleh tim pakar keamanan siber dari Universitas Teknologi yang meneliti ratusan jenis router yang beredar luas di pasaran. Temuan ini menyasar pengguna rumahan yang umumnya merasa aman dan tidak menyadari bahwa perangkat yang mereka pasang untuk akses internet ternyata menyimpan jejak keberadaan seluruh penghuni rumah, termasuk tamu yang datang berkunjung.

Hasil penelitian ini dipublikasikan secara resmi pada awal September 2026 dan langsung menjadi sorotan masyarakat luas. Sejak saat itu, banyak pengguna rumah baru menyadari adanya celah privasi yang selama ini tidak disadari meskipun router tersebut sudah digunakan sejak bertahun-tahun.

Kemampuan pelacakan ini terjadi di lingkungan rumah sendiri, di mana router yang terpasang menyebarkan sinyal ke seluruh penjuru bangunan. Data jejak perangkat tersebut terekam di dalam sistem router, dan pada beberapa merek, data dapat dikirimkan ke server produsen maupun pihak ketiga tanpa sepengetahuan pemilik rumah.

Router dapat melacak keberadaan seseorang karena setiap perangkat elektronik yang memiliki fitur WiFi memiliki alamat fisik unik yang disebut alamat MAC. Saat perangkat mencari jaringan, ia menyebarkan identitas tersebut ke segala arah. Router yang menerima sinyal itu dapat mencatat kekuatan sinyal untuk memperkirakan jarak dan posisi perangkat. Hal ini memungkinkan pembuatan peta keberadaan penghuni hanya dengan memantau sinyal WiFi yang tersebar di dalam rumah.

Cara kerjanya sangat sederhana namun berbahaya bagi privasi. Setiap kali seseorang membawa ponsel atau perangkat pintar berjalan di dalam rumah, perangkat tersebut terus-menerus memancarkan sinyal pencarian jaringan. Router mencatat kekuatan sinyal tersebut. Semakin kuat sinyal berarti semakin dekat jaraknya, semakin lemah berarti semakin jauh. Dengan beberapa titik router, dapat dipetakan secara akurat di ruangan mana seseorang berada dan kapan ia berpindah tempat.

Dikutip dari Kompas.com, menyatakan bahkan saat ponsel tidak terhubung ke WiFi, perangkat tersebut tetap memancarkan identitas uniknya sehingga router bisa memperkirakan keberadaan setiap orang dengan cukup akurat.

Meski kemudahan akses internet sangat membantu kehidupan, temuan ini menjadi pengingat bahwa setiap teknologi membawa dampak yang perlu dipahami. Untuk menjaga privasi, pengguna disarankan mematikan fitur pencarian WiFi saat tidak digunakan, dan rutin memperbarui perangkat lunak router agar lebih aman.