Korsleting Diduga Jadi Penyebab, Mobil Hangus di Ruas Tol MBZ KM 38
Sebuah mobil sedan Toyota Camry bernomor polisi B 8125 JQ hangus terbakar di ruas Tol Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) arah Cikampek, tepatnya di Kilometer 38, pada Jumat, 28 Agustus 2026 pagi menjelang siang. Meski api menghanguskan seluruh badan kendaraan, pengemudi dan penumpang yang ada di dalamnya berhasil menyelamatkan diri tanpa mengalami luka sedikit pun.
Mobil dikendarai oleh Yanto Suwendi (75 tahun), warga Jalan Cipaganti, Bandung, Jawa Barat. Ia melaju seorang diri bersama penumpang yang tidak disebutkan namanya dari arah Jakarta menuju Cikampek saat insiden terjadi. Saat melaju di lajur satu, pengemudi lain yang melintas di lajur dua memberi tahu bahwa terlihat asap keluar dari bagian bawah mobil. Yanto segera menepikan kendaraannya ke bahu jalan untuk mengecek kondisi. Tak lama kemudian, api tiba-tiba membesar dan menjalar ke seluruh bodi mobil hingga hangus tak tersisa.
Kebakaran berlangsung pada Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul 10.30 WIB pagi menjelang siang, di ruas Tol Layang MBZ arah Cikampek, tepatnya di Kilometer 38. Posisi akhir kendaraan berada di bahu jalan menghadap ke arah timur. Pihak kepolisian menduga kebakaran dipicu oleh korsleting atau arus pendek listrik pada sistem kelistrikan kendaraan. Tidak ada tanda-tanda kecelakaan atau benturan sebelum api muncul.
Akses masuk Tol MBZ arah Cikampek sempat ditutup sementara dan arus kendaraan dialihkan ke Tol Jakarta–Cikampek jalur bawah hingga petugas memadamkan api dan membersihkan sisa puing-puing di jalan. Kepadatan sempat terjadi namun perlahan kembali lancar setelah akses dibuka kembali.
Mengutip dari ANTARA News, Kepala Induk PJR Tol Jakarta–Cikampek Kompol, Sandy Titah Nugraha, mengatakan tentang kronologi kejadian. “Pengemudi beserta penumpang berhasil keluar dari kendaraan dengan selamat sebelum api membesar,” ujarnya.
Kebakaran ini menjadi pengingat penting bagi pengendara: selalu waspada terhadap tanda-tanda kerusakan kendaraan seperti asap atau bau terbakar, dan segera menepi ke tempat aman untuk memeriksa kondisi. Perawatan rutin terutama pada sistem kelistrikan kendaraan sangat penting guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan saat di perjalanan jauh.


