BERITA TERBARU
Apple Peringatkan Bahaya Agen AI, Bisa Picu Tuntutan Hukum dan Rusak Reputasi Persija Jakarta dan PSM Makassar Masuk Daftar Klub Penunggak Gaji Pemain Warga Iran Sorak Kemenangan Demokrat di Pemilu AS, Trump Kena Pukulan Politik Wamen Ossy Laporkan Progres Dukungan Kementerian ATR/BPN dalam Percepatan Pembangunan KSPEAN di Empat Provinsi Prioritas Alasan BGN Rekrut Pejabat KPK, Sudaryono: Perkuat Komitmen Anti Korupsi Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat BGN Pastikan Gaji Pengawas Gizi dan Keuangan Tak Dipotong dari Anggaran Operasional Rp3.000 Mentan Amran Dorong FKPPI Gerakkan Ekonomi Anggota Lewat Pertanian BAZNAS RI: Bantuan KSrelief Perkuat Pemulihan Penyintas Gempa NTT Kementerian PU Dorong INACOLD Perkuat Tata Kelola Bendungan Nasional, 945 Ahli Tersertifikasi
OTOMOTIF

Krisis Chip Ganggu Produksi Mobil Fiat di Italia, Stellantis Terancam Setop Pabrik

Krisis Chip Ganggu Produksi Mobil Fiat di Italia, Stellantis Terancam Setop Pabrik
dok. idx channel

Produsen otomotif global Stellantis menghadapi gangguan produksi sejumlah model mobil Fiat di Italia akibat kelangkaan chip elektronik untuk unit kontrol mesin (engine control unit/ECU). Krisis pasokan komponen tersebut diperkirakan masih berlangsung hingga November dan Desember.

Dikutip dari Reuters, Rabu (4/11), Stellantis menyebut keterbatasan pasokan chip dari vendor telah menekan penjualan pada Oktober. Dampak paling terasa terjadi pada Fiat Pandina, salah satu model city car terlaris dari merek otomotif asal Italia tersebut.

“Stellantis dan Fiat sedang bekerja dengan prioritas tertinggi untuk mengidentifikasi solusi alternatif dan memulihkan operasi normal secara bertahap,” demikian pernyataan resmi perusahaan.

Kelangkaan komponen elektronik ini juga meningkatkan risiko penghentian sementara aktivitas perakitan di sejumlah fasilitas manufaktur utama Stellantis di Italia.

Pabrik Pomigliano, yang menjadi lokasi produksi Fiat Pandina, termasuk fasilitas yang terdampak. Selain itu, Pabrik Mirafiori yang merakit Fiat 500 juga berpotensi mengalami jeda produksi akibat terbatasnya pasokan komponen.

Gangguan tersebut turut mengancam operasional pabrik komponen mesin Stellantis di Termoli. Fasilitas ini memproduksi mesin N3 GSE yang digunakan pada Fiat Pandina dan Fiat 500.

Situasi tersebut menambah tekanan terhadap aktivitas manufaktur Stellantis di Italia, yang sebelumnya sudah menghadapi sejumlah tantangan produksi.

Pabrik Mirafiori diketahui telah menghentikan operasional selama tiga pekan sejak pertengahan Oktober akibat kekurangan komponen lain.

Selain persoalan pasokan, serikat pekerja setempat juga menyoroti lemahnya permintaan pasar terhadap Fiat 500 sebagai salah satu faktor yang memengaruhi penghentian aktivitas di pabrik tersebut.

Kombinasi kelangkaan chip dan melemahnya permintaan kendaraan berpotensi semakin menekan kinerja produksi Stellantis menjelang akhir tahun.

Stellantis kini berupaya mencari pemasok alternatif untuk mengatasi keterbatasan komponen dan menjaga aktivitas manufaktur tetap berjalan.

Perusahaan berharap langkah tersebut dapat memulihkan produksi secara bertahap, meski gangguan pasokan diperkirakan masih membayangi industri otomotif Italia dalam beberapa bulan mendatang.