BERITA TERBARU
Soroti Insiden Penembakan di Pulo Keunari, Tgk Ahmada: Rakyat Harus Dilindungi, Bukan Ditakuti! DPD RI Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan, dan Dialog Publik Dendeng Balado dan Sambal Cumi Racikan Khas Minangkabau Dapurnya Ami Berhasil Menjangkau Pasar Lebih Luas bersama linkumkm by BRI Kementerian PU Salurkan 104 Ribu Liter Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan di Samarinda Modal Secarik Kertas, Mentan Amran Langsung Kabulkan Permintaan Petani dan Peternak Mitra Dapur MBG Keluhkan Perubahan Kebijakan BGN, Minta Kepastian Pembiayaan Kemnaker Tetapkan Ketentuan BSU 2026, Pekerja Berhak Terima Bantuan Rp900 Ribu Kurangi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Perbaiki Sistem Pompa Bendung Bawah Tanah Bribin II Gunungkidul Indonesia Rampungkan Partisipasi di ADIPEC 2026 dengan Semangat Percepatan Pengembangan Hulu Migas Nasional Aber Kawas Cetak Sejarah, Perempuan Palestina Berhijab Terpilih Jadi Senator New York
DAERAH

BP Tapera Dorong Pemanfaatan FLPP di Sidoarjo

BP Tapera Dorong Pemanfaatan FLPP di Sidoarjo
dok. BP Tapera

Dari Mojokerto berlanjut ke Sidoarjo, sosialisasi FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) dilakukan BP Tapera bersama dengan Bank BTN di BTN KC Sidoarjo. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan sebagai bentuk edukasi kepada Calon Debitur, Developer, hingga pihak Notaris dalam proses pengajuan pemanfaatan FLPP.
Serupa yang dilakukan di Mojokerto, Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho juga mengajak para peserta yang hadir untuk memahami dan menginformasikan pemanfaatan FLPP, guna mendorong target penyaluran hingga akhir tahun 2026.

Heru menyampaikan bahwa masyarakat perlu untuk terus diedukasi bahwa rumah merupakan aset yang terus tumbuh dan akan sangat sulit didapat jika tidak dimulai sedari dini. “Sandang, Pangan, dan ketiga adalah Papan, merupakan unsur pokok yang diperlukan manusia. Bukan malah Sandang Pangan Motor, atau Sandang Pangan Healing. Maka perlu diperhatikan bahwa jadikan rumah itu adalah hal utama yang harus segera dipenuhi,” terang Heru.

Heru juga sampaikan bahwa saat ini pemerintah telah membuka banyak peluang bagi masyarakat dalam mengajukan hunian pertama dengan skema subsidi, seperti melalui segmentasi profesi maupun peningkatan kuota FLPP. Heru juga menyatakan bahwa Provinsi Jawa Timur di akhir tahun ini direncanakan oleh BP Tapera bersama Pemerintah Pusat sebagai lokasi kegiatan akad massal.

“Tiga lokasi sebelumnya, Jawa Barat, Banten, dan Jawa Tengah kita telah selenggarakan dan dihadiri oleh Presiden Prabowo. Selanjutnya kami rencanakan di Jawa Timur, mohon untuk seluruh mitra kerja untuk dapat memberikan dukungannya dengan mendorong pencapaiannya,” pungkas Heru