Inter Comeback Dramatis, Lautaro Martinez Antar Kemenangan atas Napoli
Inter Milan meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Napoli dalam lanjutan Serie A. Sempat tertinggal dua gol pada awal babak kedua, Inter bangkit dan memastikan tiga poin berkat gol kemenangan Lautaro Martinez pada menit ke-91.
Napoli sempat berada dalam posisi unggul setelah Matteo Politano dan Rasmus Hojlund mencetak gol hanya dalam rentang tiga menit. Namun, Lautaro Martinez kemudian memulai kebangkitan Inter sebelum Marcus Thuram menyamakan kedudukan pada menit ke-82.
Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Lautaro kembali menjadi penentu. Penyerang asal Argentina itu memanfaatkan bola yang tetap hidup di dalam kotak penalti setelah Manuel Akanji mempertahankannya dari kepungan pemain Napoli. Lautaro kemudian menjulurkan kakinya untuk mengarahkan bola melewati Alex Meret dan membawa Inter berbalik unggul 3-2.
Sebelum turun minum, Josep Martinez sempat melakukan dua penyelamatan untuk menggagalkan peluang Frank Anguissa dan Politano. Di sisi lain, Francesco Pio Esposito nyaris membuka keunggulan Inter, tetapi sundulannya masih melebar.
Inter juga hampir mencetak gol sebelum jeda melalui Federico Dimarco. Tendangan bebasnya dari luar kotak penalti melengkung indah, tetapi bola hanya membentur sudut tiang gawang.
Napoli tampil lebih agresif setelah jeda. Kesalahan Inter saat membangun serangan dari lini belakang dimanfaatkan Politano. Tembakan pertamanya diblok, tetapi ia dengan cepat menyambar bola kedua dan mengarahkannya ke pojok kiri bawah pada menit ke-50.
Tiga menit berselang, Napoli menggandakan keunggulan. Tuan rumah dikejutkan oleh eksekusi tendangan bebas cepat. Giovanni Di Lorenzo kemudian mengirim bola kepada Hojlund yang melepaskan tembakan keras melewati Josep Martinez.
Inter memperkecil ketertinggalan pada menit ke-56. Lautaro Martinez menyambar umpan tarik Dimarco setelah Meret keluar dari sarangnya, meninggalkan ruang kosong di depan gawang Napoli.
Inter terus meningkatkan tekanan. Thuram bahkan sempat membentur tiang melalui sundulan terarah sebelum akhirnya mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-82. Ia memanfaatkan umpan silang Carlos Augusto dan menanduk bola dengan keras ke dalam gawang.
Pada fase akhir pertandingan, Anguissa dan Thuram sama-sama memiliki peluang untuk membawa timnya unggul. Namun, Lautaro menjadi pemain yang paling menentukan. Gol pada menit ke-91 memastikan Inter mempertahankan catatan sempurna pada awal musim.
Lautaro Mencetak Gol pada Momen yang Tepat
Lautaro Martinez memasuki pertandingan dengan penantian untuk mencetak gol Serie A pertamanya musim ini. Ia akhirnya mengakhiri paceklik tersebut pada momen yang sangat penting.
Gol pertamanya datang ketika Inter berada dalam situasi sulit, sedangkan gol keduanya lahir ketika pertandingan hampir berakhir. Ketajamannya dalam membaca situasi membuat pemain Napoli gagal mengantisipasi pergerakannya hingga bola bersarang di gawang.
Dengan tambahan dua gol tersebut, Lautaro telah mencetak 134 gol untuk Inter di Serie A. Jumlah itu menempatkannya sebagai pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang sejarah klub di kompetisi tersebut, hanya di bawah Giuseppe Meazza dengan 197 gol dan Benito Lorenzi dengan 138 gol.
Secara statistik, Inter juga pantas membawa pulang kemenangan. Mereka melepaskan 29 tembakan dan mencatat 3,19 expected goals (xG), dengan delapan tembakan tepat sasaran. Napoli menghasilkan 16 tembakan, tujuh di antaranya tepat sasaran, dengan nilai 2,24 xG.
Kemenangan ini juga mencatat sejarah baru bagi Inter. Untuk pertama kalinya, mereka mampu membalikkan keadaan dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Napoli dalam pertandingan Serie A.
Bagi Massimiliano Allegri, kekalahan tersebut menjadi pukulan berat. Dalam pertandingan pertamanya kembali ke San Siro setelah dipecat AC Milan pada akhir musim lalu, ia harus melihat Napoli kehilangan poin dari salah satu rival perebutan gelar.
Hasil ini sekaligus membuat Napoli menelan kekalahan beruntun dan tertinggal enam poin dari Inter di klasemen.


