BERITA TERBARU
Harris Turino Minta Batas Defisit APBN Tetap 3 Persen Elvy Sukaesih Meriahkan HUT ke-70 Muba, Ribuan Warga Padati Lapangan Sekayu Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR! KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur KAI Kooperatif dalam Investigasi Keselamatan dan Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT Bawa Sport Tourism Indonesia ke Panggung Dunia, BRI Dukung Penuh Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 Melalui BAZNAS RI, MINISO Salurkan Bantuan Rp62,4 Juta untuk Warga Terdampak Gempa NTT dan Ajak Perusahaan Lain Turut Berkolaborasi Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan, Kementerian PU Percepat Layanan Air Minum dan Sanitasi Pascabencana BAZNAS RI Perkuat Legalitas Aset Hibah Muzaki, Optimalkan Manfaat bagi Umat Kemnaker Manfaatkan AI untuk Verifikasi Mitra Penyelenggara dan Peserta MagangHub
NASIONAL

Tiga Sekolah Rakyat di Jabar Siap Difungsikan, Kementerian PU Pastikan Fasilitas Dukung Belajar Siswa

Tiga Sekolah Rakyat di Jabar Siap Difungsikan, Kementerian PU Pastikan Fasilitas Dukung Belajar Siswa
dok. KemenPU

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan tiga Sekolah Rakyat di Jawa Barat 1 yang berada di Kabupaten Sumedang, Indramayu, dan Cirebon siap difungsikan secara bertahap untuk mendukung proses belajar siswa. Pembangunan sekolah berasrama gratis ini merupakan bagian dari Program Prioritas Nasional Presiden Prabowo Subianto.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan wujud kehadiran negara dalam membuka akses pendidikan yang layak bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera sekaligus menjadi bagian dari upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

“Mereka yang selama ini tidak pernah merasakan sekolah bisa disekolahkan di sini. Bahkan bukan cuma disekolahkan, tapi dimuliakan. Dikasih fasilitas yang megah, dikasih buku, seragam, sepatu, makan, sampai tempat tidur di asrama. Jadi Pak Presiden Prabowo Subianto memuliakan anak-anak dari kalangan prasejahtera,” kata Menteri Dody.

Saat ini, ketiga Sekolah Rakyat tersebut telah memasuki tahap finishing pada sejumlah bagian bangunan. Kementerian PU memastikan pekerjaan penyempurnaan tetap dilaksanakan dengan memperhatikan aspek keselamatan dan tidak mengganggu kegiatan belajar-mengajar yang telah berjalan.

Untuk mengejar penyelesaian pembangunan, Kementerian PU menerapkan sejumlah strategi percepatan, antara lain sistem kerja tiga shift, metode kerja paralel, serta penggunaan metal deck slab dengan wiremesh.

Ketiga Sekolah Rakyat tersebut dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya dan PT Uno Tanoh Seuramoh melalui KSO, dengan fasilitas terpadu berupa gedung sekolah, asrama siswa, rusun guru, laboratorium, masjid, gedung serbaguna, kantin, dapur, instalasi air bersih, pengolahan limbah, serta fasilitas olahraga.

Pembangunan Sekolah Rakyat ini menjadi bagian dari dukungan Kementerian PU terhadap Visi PU 608, khususnya target 0% kemiskinan, melalui penyediaan infrastruktur pendidikan yang memperluas akses layanan dasar dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.