BERITA TERBARU
Harris Turino Minta Batas Defisit APBN Tetap 3 Persen Elvy Sukaesih Meriahkan HUT ke-70 Muba, Ribuan Warga Padati Lapangan Sekayu Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR! KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur KAI Kooperatif dalam Investigasi Keselamatan dan Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT Bawa Sport Tourism Indonesia ke Panggung Dunia, BRI Dukung Penuh Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 Melalui BAZNAS RI, MINISO Salurkan Bantuan Rp62,4 Juta untuk Warga Terdampak Gempa NTT dan Ajak Perusahaan Lain Turut Berkolaborasi Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan, Kementerian PU Percepat Layanan Air Minum dan Sanitasi Pascabencana BAZNAS RI Perkuat Legalitas Aset Hibah Muzaki, Optimalkan Manfaat bagi Umat Kemnaker Manfaatkan AI untuk Verifikasi Mitra Penyelenggara dan Peserta MagangHub
NASIONAL

Pemerintah Dorong Langkah Cepat Penanganan Pascabencana Gempa Bumi di Nusa Tenggara Timur

Pemerintah Dorong Langkah Cepat Penanganan Pascabencana Gempa Bumi di Nusa Tenggara Timur
dok. BPMI Setpres

Pemerintah menegaskan langkah cepat dan kolaboratif lintas sektor dalam penanganan pascabencana gempa bumi yang terjadi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam keterangannya kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Sabtu (15/08/2026).

“Kami tadi pagi juga sudah melapor kepada Bapak Presiden, dan kami berkoordinasi dengan menteri, Menko PMK. Kemudian kami juga tadi pagi sudah berkoordinasi dengan Kepala Basarnas, kemudian dengan Kepala BMKG yang juga sempat memberikan peringatan dini akan potensi terjadinya tsunami,” jelas Mensesneg.

Mensesneg menyebut seluruh jajaran pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, secara tanggap telah melakukan langkah-langkah mitigasi terhadap dampak bencana. Selain itu, jajaran TNI dan Polri turut dilibatkan dalam upaya penanganan pascabencana tersebut.

“Kami juga tadi pagi sudah sempat berkomunikasi langsung dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur, untuk sekali lagi kita semua pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dan seluruh jajaran terkait termasuk TNI dan Polri melakukan langkah-langkah mitigasi, melakukan langkah-langkah cepat, tanggap darurat cepat, untuk terutama segera mengatasi keadaan di awal-awal kejadian,” tuturnya.

Lebih lanjut, Mensesneg menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah dalam penanganan dampak bencana saat ini adalah memastikan proses evakuasi dan penyelamatan korban berjalan dengan cepat.

“Yang paling penting adalah segera mitigasi penyelamatan kalau ada korban segera tertangani, dan langsung dipikirkan untuk penanganan-penanganan apabila misalnya warga masyarakat terdampak rumahnya mungkin tidak dapat lagi ditempati, kami juga tadi sudah diskusikan,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban bencana yang terjadi di wilayah timur Indonesia tersebut.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap adanya beberapa, yang dilaporkan kepada kami, ada beberapa yang meninggal dunia akibat gempa tersebut,“ pungkasnya.