BERITA TERBARU
Canva PHK 1.271 Karyawan, CEO Sebut Perusahaan Perlu Perombakan Besar Indonesia Tampil dengan Wajah Baru di WTM London 2026, Perkuat Pasar Eropa dan Kemitraan Pariwisata Global Wamentan Alim Dorong Hilirisasi Perkebunan, Bidik 90 Persen Ekspor dalam Produk Olahan Dukung Jurnalisme Berkualitas, BRI Kukuhkan 35 Jurnalis Penerima Beasiswa Pascasarjana melalui BRI Fellowship Journalism 2026 Kepala BGN: MBG Jadi Instrumen Penggerak Ekonomi Petani dan Peternak Lokal Rekrutmen dan Pengusulan Peserta MagangHub Batch 3 Berlangsung pada 5–11 November ADIPEC 2026 Jadi Ajang Perluasan Kemitraan Industri Hulu Migas Indonesia Wamentan Alim: 3.500 Hektare PM-AAS di Grobogan Sudah Ditanami, Produktivitas Dibidik 11 Ton Rakorda se-DIY, BAZNAS RI Dorong Transformasi Mustahik Menjadi Muzaki Lewat Optimasi Zakat SP PLN Gelar Pelatihan Advokasi di Medan, Cegah Konflik Ketenagakerjaan Sejak Dini
EDUKASI

Beasiswa Riset BAZNAS 2026 Sasar 308 Penerima Manfaat, Ini Cara Daftarnya

Beasiswa Riset BAZNAS 2026 Sasar 308 Penerima Manfaat, Ini Cara Daftarnya
dok. BAZNAS RI

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI membuka pendaftaran Program Beasiswa Riset BAZNAS Tahun 2026 yang menyasar 308 penerima manfaat dari kalangan mahasiswa, kelompok riset, hingga penulis artikel ilmiah.

Beasiswa Riset BAZNAS 2026 menyediakan bantuan dana riset mulai dari Rp1 juta hingga Rp30 juta untuk kategori mahasiswa S1 hingga S3, kelompok riset, dan publikasi jurnal terakreditasi, yang turut dilengkapi fasilitas mentoring, workshop penulisan, pemaparan riset, hingga penerbitan book chapter.

“Program Beasiswa Riset 2026 ini hadir dengan inovasi baru berupa pembiayaan Article Processing Charge (APC) jurnal terakreditasi guna memastikan hasil penelitian akademisi tidak berhenti di atas kertas, melainkan terdiseminasi luas hingga tingkat internasional. BAZNAS berkomitmen mendukung pencapaian Asta Cita Pemerintah serta Sustainable Development Goals (SDGs) demi mengoptimalkan pendayagunaan zakat bagi kemaslahatan umat,” jelas Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., dalam keterangan tertulis, Selasa (3/11/2026).

Menurutnya, program ini memprioritaskan usulan riset dan artikel yang berfokus pada pengumpulan zakat, penguatan ekosistem dan UPZ, kemitraan multisektor, serta integrasi zakat dalam pembangunan nasional dan isu global, dengan tetap membuka peluang bagi tema lain yang membawa kemaslahatan bagi umat.

Pendaftaran beasiswa riset ini dibuka pada 3 hingga 11 November 2026. Calon pendaftar dapat mengunduh petunjuk teknis dan format dokumen persyaratan melalui tautan: https://bazn.as/PanduanBeasiswaRisetBAZNAS2026, serta mengunggah berkas pendaftaran melalui tautan resmi sesuai kategori pendaftaran berikut:

Kategori Mahasiswa Jenjang S1–S3: https://bazn.as/RisetTugasAkhir26

Kategori Mahasiswa S1 Prodi MAZAWA: https://bazn.as/RisetMAZAWA26

Kategori Lembaga/Kelompok Riset: https://bazn.as/RisetKelompok26

Kategori Biaya Publikasi Ilmiah (APC): https://bazn.as/RisetAPC26

Syarat dan Ketentuan:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku.
  2. Riset atau artikel yang diajukan sesuai dengan salah satu tema prioritas BAZNAS RI.
  3. Tidak sedang menerima pendanaan ganda untuk objek pembiayaan yang sama dari pihak lain.
  4. Memiliki hasil pemeriksaan kemiripan (plagiarism checker) naskah maksimal 25 persen di luar daftar pustaka.
  5. Bersedia menandatangani akad penerima manfaat serta mengikuti rangkaian mentoring, coaching, dan pembinaan BAZNAS RI.
  6. Bersedia mencantumkan ucapan terima kasih (acknowledgement) kepada BAZNAS RI pada hasil riset atau artikel yang diterbitkan.
  7. Khusus Kategori Mahasiswa (S1/D4, S2, S3): berstatus mahasiswa aktif yang sedang/akan mengerjakan tugas akhir, IPK minimal 3,35 (skala 4,00), prodi terakreditasi minimal A/Unggul dan kampus minimal B/Baik Sekali, proposal disetujui pembimbing, serta mengantongi surat rekomendasi dari pejabat kampus/dosen pembimbing.
  8. Khusus Kategori Lembaga/Kelompok Riset: terdiri atas 2–5 orang (akademisi/praktisi aktif), memiliki legalitas resmi/izin HRD/pimpinan unit kerja, dan mengajukan RAB riset maksimal Rp30 juta.
  9. Khusus Kategori Bantuan APC Jurnal: merupakan penulis pertama/korespondensi, artikel telah dinyatakan diterima (reviewed and accepted) dibuktikan dengan LoA resmi, artikel belum diterbitkan/dibayarkan biaya APC-nya, serta jurnal terakreditasi Sinta (1, 2, 3) atau internasional bereputasi (Scopus/WoS) yang aktif dan bukan jurnal predator.