BERITA TERBARU
Harris Turino Minta Batas Defisit APBN Tetap 3 Persen Elvy Sukaesih Meriahkan HUT ke-70 Muba, Ribuan Warga Padati Lapangan Sekayu Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR! KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur KAI Kooperatif dalam Investigasi Keselamatan dan Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT Bawa Sport Tourism Indonesia ke Panggung Dunia, BRI Dukung Penuh Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 Melalui BAZNAS RI, MINISO Salurkan Bantuan Rp62,4 Juta untuk Warga Terdampak Gempa NTT dan Ajak Perusahaan Lain Turut Berkolaborasi Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan, Kementerian PU Percepat Layanan Air Minum dan Sanitasi Pascabencana BAZNAS RI Perkuat Legalitas Aset Hibah Muzaki, Optimalkan Manfaat bagi Umat Kemnaker Manfaatkan AI untuk Verifikasi Mitra Penyelenggara dan Peserta MagangHub
DAERAH

Menhub Dudy Instruksikan Peningkatan Keselamatan Transportasi di Kepulauan Riau

Menhub Dudy Instruksikan Peningkatan Keselamatan Transportasi di Kepulauan Riau
dok. Kemenhub

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengumpulkan seluruh unit pelaksana teknis (UPT) Kementerian Perhubungan pada seluruh lingkup kerja Provinsi Kepulauan Riau, di Batam, Senin (24/8). Hal tersebut dilakukan dalam rangka menginstruksikan kembali pentingnya peningkatan keselamatan pada moda transportasi darat, laut, serta udara.

“Kita bersama tahu bahwa Kepulauan Riau merupakan wilayah yang strategis serta sangat sibuk, terlebih pergerakan transportasi laut maupun udara. Ada peran strategis dan tanggung jawab besar Kementerian Perhubungan yaitu keselamatan,” ujar Menhub Dudy.

Menhub Dudy menginstruksikan kepada seluruh pegawai untuk mengampanyekan keselamatan dengan memanfaatkan berbagai media komunikasi, termasuk media sosial dan edukasi langsung guna mencapai pemahaman, kepedulian, serta perubahan perilaku sesuai budaya keselamatan.

Adapun langkah peningkatan keselamatan yang dimaksud, tertuang pada Instruksi Menteri Perhubungan Nomor: IM 3 Tahun 2026, antara lain pemeriksaan kelaikan secara menyeluruh terhadap sarana transportasi sesuai kewenangannya, pemeriksaan kelaikan secara random sebelum berangkat dan tiba sesuai standar keselamatan, pengawasan terhadap kepatuhan sistem keselamatan para operator sarana dan prasarana, serta pengawasan terhadap perawatan sarana transportasi sesuai tata cara yang ditetapkan.

Kemudian, perlu dilakukan juga evaluasi berkala terhadap prasarana transportasi sesuai standar operasional dan prosedur, koordinasi dan tindakan dini bila ditemukan kondisi yang membahayakan keselamatan/keamanan, pembinaan kepada aparatur/operator agar memahami tugas, tanggung jawab, dan kelaikan operasi, serta peningkatan pengawasan kepada seluruh aparat UPT agar memenuhi ketentuan perundang-undangan.

“Pastikan kendaraan laik jalan, anak buah kapal/kru pesawat sudah punya kompetensi sertifikasi, para stakeholder, owner kapal, tahu apa yang harus dilakukan. Ini yang saya harapkan, supaya kejadian-kejadian yg sudah kita lihat sebelumnya tidak terjadi lagi. Kita juga harus terus mengingatkan para penumpang,” pungkas Menhub Dudy.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa, juga para kepala UPT darat, laut, serta udara se-Kepulauan Riau.