BERITA TERBARU
Kemenpar dan KJRI Hong Kong Dukung Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya Suarakan Kepentingan Perdagangan Nasional,Mendag Busan Bertolak ke AS Hadiri G20 Harga iPhone Naik Signifikan! Inilah Penyebab dan Dampaknya bagi Konsumen Cara Mudah Move On! Lepaskan Lalu, Buka Lembaran Baru Seiring Hari Pariwisata Dunia, Menteri Pariwisata Luncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Kini Cetak SIM Cukup di Kios SIM, Cepat, Praktis, Tanpa Antre Panjang Taman Bunga Celosia Semarang, Pesona Warna yang Menggugah Senyum Kota Buka Pelatihan SSTC 2026, Kemendag Dorong Penguatan Kemitraan Perdagangan dan Investasi Indonesia–Afrika Ketegangan Meningkat! Iran Mulai Langkah Balasan, Inggris Diduga Jadi Sasaran Pemutihan Pajak 2026! Kesempatan Emas Tertibkan Kewajiban Negara
DAERAH

Festival Ekonomi Kreatif Kapakat Vol. 1 Kabupaten Gunung Mas 2026 Digelar

Festival Ekonomi Kreatif Kapakat Vol. 1 Kabupaten Gunung Mas 2026 Digelar
dok. Pemkab Gunung Mas

Festival Ekonomi Kreatif Kapakat Volume 1 Kabupaten Gunung Mas 2026 resmi bergulir di Taman Kota Kuala Kurun, Kamis (20/8/2026). Mengusung tema “UMKM Maju Dengan Kolaborasi”, festival ini hadir sebagai ruang kolaborasi untuk menggerakkan ekonomi kreatif sekaligus meningkatkan daya saing pelaku UMKM di Kabupaten Gunung Mas.

Festival Kapakat 2026 diinisiasi oleh HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia), PWI (Persatuan Wartawan Indonesia), Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah), KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia), dan KIM (Komunitas Ibu Muda) serta dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas.

Semarak pembukaan ditandai dengan lomba mewarnai yang diikuti 120 anak usia 5–9 tahun dengan tema “Cita-Citaku”, sekaligus menjadi ruang bagi anak-anak untuk menuangkan imajinasi, kreativitas, dan harapan tentang masa depan.

Panitia dan Dewan Juri

Tak hanya lomba mewarnai, panggung Festival Kapakat 2026 juga diramaikan lomba fashion show kategori anak bertema Nusantara. Ajang ini menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengenal dan mengekspresikan keberagaman budaya Indonesia melalui busana dan penampilan.

Penampilan para peserta dinilai oleh tiga juri, yakni Zefanya Naila, Efra Natalie Lhaurencya Karambut, dan Arham Said. Kehadiran dua lomba tersebut menunjukkan bahwa Festival Kapakat tidak hanya berbicara tentang UMKM, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi kreatif yang melibatkan generasi muda, komunitas, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan.

Dewan Juri

Wakil Ketua Festival Kapakat, Novri J Handuran, menyampaikan bahwa semangat utama kegiatan ini adalah membangun kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan nilai jual produk UMKM di Kabupaten Gunung Mas.

Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Mewarnai, Viviong, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang begitu tinggi terhadap rangkaian kegiatan perdana Festival Kapakat. Setelah lomba mewarnai dan fashion show anak, rangkaian festival akan dilanjutkan dengan fashion show kategori remaja, dance cover, lomba UMKM, dan jalan sehat dengan berbagai doorprize menarik.

Lomba mewarnai

“Pengumuman pemenang lomba mewarnai dijadwalkan pada Sabtu pagi tanggal 22 Agustus 2026) pagi,” ujar Vivi.

Melalui tema “UMKM Maju Dengan Kolaborasi”, Festival Kapakat diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, organisasi, komunitas, generasi muda, dan pelaku UMKM untuk menciptakan ekonomi kreatif Gunung Mas yang semakin maju dan bernilai jual.