BERITA TERBARU
Harris Turino Minta Batas Defisit APBN Tetap 3 Persen Elvy Sukaesih Meriahkan HUT ke-70 Muba, Ribuan Warga Padati Lapangan Sekayu Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR! KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur KAI Kooperatif dalam Investigasi Keselamatan dan Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT Bawa Sport Tourism Indonesia ke Panggung Dunia, BRI Dukung Penuh Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 Melalui BAZNAS RI, MINISO Salurkan Bantuan Rp62,4 Juta untuk Warga Terdampak Gempa NTT dan Ajak Perusahaan Lain Turut Berkolaborasi Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan, Kementerian PU Percepat Layanan Air Minum dan Sanitasi Pascabencana BAZNAS RI Perkuat Legalitas Aset Hibah Muzaki, Optimalkan Manfaat bagi Umat Kemnaker Manfaatkan AI untuk Verifikasi Mitra Penyelenggara dan Peserta MagangHub
DAERAH

Desa Wisata Gunung Malang dan Tugu Utara Masuk Top 15 Jabar, Perkuat Daya Tarik Wisata Berbasis Potensi Lokal

Desa Wisata Gunung Malang dan Tugu Utara Masuk Top 15 Jabar, Perkuat Daya Tarik Wisata Berbasis Potensi Lokal
dok. Pemkot Bogor

Alhasil, desa wisata di Kabupaten Bogor terus menunjukkan perkembangan dan daya saing di tingkat Jawa Barat. Desa Wisata Gunung Malang dan Desa Wisata Tugu Utara berhasil masuk jajaran Top 15 Desa/Kampung Wisata Terbaik pada ajang Smiling West Java Integrated Tourism Destination Management Award (SWJ ITDMA) 2026.

Kedua desa wisata tersebut berhasil menyisihkan peserta lainnya dari total 44 desa/kampung wisata yang mengikuti ajang tersebut melalui proses seleksi portofolio digital. Pengumuman Top 15 disampaikan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat pada 29 Juli 2026.

Capaian tersebut menunjukkan semakin berkembangnya kemampuan desa wisata di Kabupaten Bogor dalam mengelola potensi lokal menjadi daya tarik wisata yang memiliki nilai ekonomi sekaligus memberikan pengalaman yang autentik bagi wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan (Disparekraf) Kabupaten Bogor, Ria Marlisa, mengapresiasi capaian Desa Wisata Gunung Malang dan Desa Wisata Tugu Utara. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa desa wisata di Kabupaten Bogor memiliki potensi dan daya saing untuk berkembang di tingkat yang lebih luas.

“Prestasi di SWJ ITDMA 2026 ini membuktikan bahwa desa wisata kita memiliki daya saing tangguh di tingkat provinsi. Kami berkomitmen terus menjadikan pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi berkelanjutan,” ungkapnya.

Menurut Ria, kekuatan desa wisata tidak hanya terletak pada keindahan alam, tetapi juga pada kemampuan masyarakat dalam mengembangkan potensi yang dimiliki menjadi produk dan pengalaman wisata. Karena itu, penguatan kapasitas pengelola, masyarakat, pelaku UMKM, serta unsur pendukung lainnya menjadi bagian penting dalam pengembangan desa wisata.

Sementara itu, Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Disparekraf Kabupaten Bogor, Yuliana Idrus, menjelaskan, Gunung Malang dan Tugu Utara memiliki keunggulan dalam menerapkan standar pengelolaan pariwisata 5A, yaitu Administrasi, Atraksi, Amenitas, Aksesibilitas, dan Advertising.

Konsep tersebut kemudian dipadukan dengan kearifan lokal 5K khas Jawa Barat, yakni Kadeuleu, Kaambeu, Kadangu, Karaba, dan Karasa.

“Perpaduan tersebut berhasil menghadirkan pengalaman wisata holistik. Mereka tidak hanya rapi secara tata kelola dan fasilitas, tetapi juga sukses menyajikan pengalaman sensorik otentik yang berakar pada budaya Sunda,” jelas Yuliana.

Pengembangan desa wisata tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pariwisata berbasis masyarakat. Dengan semakin banyaknya wisatawan yang berkunjung, desa wisata diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui pertumbuhan UMKM, kuliner, ekonomi kreatif, jasa pariwisata, hingga penciptaan lapangan kerja.

Sebagai finalis Top 15 SWJ ITDMA 2026, Desa Wisata Gunung Malang dan Desa Wisata Tugu Utara akan mendapatkan coaching clinic dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pemkab Bogor melalui Disparekraf juga akan terus memberikan pendampingan untuk meningkatkan kesiapan kedua desa menghadapi tahapan berikutnya.

Pendampingan tersebut diharapkan dapat menghantarkan Gunung Malang dan Tugu Utara melaju ke tingkat nasional melalui ajang Wonderful Indonesia Tourism Award (WITA) 2026.

Capaian dua desa wisata tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi desa-desa wisata lainnya di Kabupaten Bogor untuk terus menggali dan mengembangkan potensi masing-masing. Dengan mengedepankan kekuatan alam, budaya, kreativitas masyarakat, dan kearifan lokal, desa wisata diharapkan semakin mampu menjadi destinasi unggulan sekaligus penggerak perekonomian masyarakat.