BERITA TERBARU
Harris Turino Minta Batas Defisit APBN Tetap 3 Persen Elvy Sukaesih Meriahkan HUT ke-70 Muba, Ribuan Warga Padati Lapangan Sekayu Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR! KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur KAI Kooperatif dalam Investigasi Keselamatan dan Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT Bawa Sport Tourism Indonesia ke Panggung Dunia, BRI Dukung Penuh Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 Melalui BAZNAS RI, MINISO Salurkan Bantuan Rp62,4 Juta untuk Warga Terdampak Gempa NTT dan Ajak Perusahaan Lain Turut Berkolaborasi Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan, Kementerian PU Percepat Layanan Air Minum dan Sanitasi Pascabencana BAZNAS RI Perkuat Legalitas Aset Hibah Muzaki, Optimalkan Manfaat bagi Umat Kemnaker Manfaatkan AI untuk Verifikasi Mitra Penyelenggara dan Peserta MagangHub
NASIONAL

Menteri LH Pastikan Percepatan Proyek Sampah Jadi Energi dan Cegah Kebakaran TPA di Makassar

Menteri LH Pastikan Percepatan Proyek Sampah Jadi Energi dan Cegah Kebakaran TPA di Makassar
dok. kementerian LH

Makassar, — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) terus mendorong transformasi tata kelola persampahan nasional agar lebih modern dan terpadu. Komitmen tersebut disampaikan oleh Menteri LH/Kepala BPLH, Moh Jumhur Hidayat, dalam rangkaian kunjungan kerja strategis di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

​Dalam lawatan ini, Menteri Jumhur memimpin rapat koordinasi percepatan proyek strategis nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) bersama Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, jajaran pemimpin daerah terkait, serta pihak off-taker PT Semen Tonasa.
 

​Percepatan Proyek PSEL dan Pengolahan RDF

​Menteri Jumhur memaparkan bahwa fasilitas PSEL dirancang secara modern agar tertata rapi dan bersih, sehingga tidak lagi identik dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) konvensional yang kumuh dan berbau.

​”Hal yang harus diingat bahwa kalau PSEL sudah jadi nantinya maka tidak akan ada bau sama sekali dan tidak akan seperti Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang selama ini dilihat masyarakat. Tapi nantinya justru terlihat seperti sebuah mal yang bersih dan indah,” ujar Menteri Jumhur.

​Andi Sudirman menyambut baik koordinasi tersebut dan menyatakan kesiapan pemerintah daerah dalam menyiapkan opsi lokasi terbaik untuk mendukung realisasi proyek PSEL yang mencakup wilayah aglomerasi. Selain PSEL, KLH/BPLH juga mendorong penerapan teknologi pengolahan alternatif seperti Refuse-Derived Fuel (RDF) agar sampah dapat diolah menjadi bahan bakar pengganti batu bara yang bernilai ekonomis bagi industri.
 

​Instruksi Siaga Kebakaran TPA di Musim Kemarau

​Di sela-sela pembahasan infrastruktur jangka panjang, Menteri Jumhur memberikan instruksi tegas kepada seluruh pemerintah daerah untuk mengantisipasi potensi bencana kebakaran TPA mengingat musim kemarau diperkirakan masih berlangsung hingga November.

​”Saya minta semua pemda, baik pemkab dan pemkot untuk waspada bencana kebakaran TPA. Kerahkan pemadam kebakaran untuk melakukan pembasahan terhadap area TPA, karena sampah di TPA mengandung gas metan yang tinggi. Pastikan tidak boleh ada orang bakar sampah sembarangan di situ atau merokok sembarangan juga tidak boleh,” tegas Menteri Jumhur.
 

​Apresiasi Pengelolaan TPA Tamangapa Antang

​Rangkaian kunjungan kerja ditutup dengan peninjauan langsung ke TPA Tamangapa Antang dan Instalasi Pengolahan Lindi (IPAL). Pada kesempatan tersebut, Menteri Jumhur mengapresiasi penerapan metode controlled landfill serta pemanfaatan gas metan yang diolah dan disalurkan secara gratis kepada warga sekitar.

​”Kerja Pak Wali Kota sudah oke. Kira-kira sudah 90-an%, sesuai harapan KLH. Saya rasa ini cukup baik dan bisa dicontoh kota-kota lain di Indonesia,” kata Menteri Jumhur.

​Melalui sinergi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah, KLH/BPLH optimistis tata kelola persampahan di berbagai wilayah Indonesia dapat terus disempurnakan demi menjaga kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.