BERITA TERBARU
Harris Turino Minta Batas Defisit APBN Tetap 3 Persen Elvy Sukaesih Meriahkan HUT ke-70 Muba, Ribuan Warga Padati Lapangan Sekayu Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR! KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur KAI Kooperatif dalam Investigasi Keselamatan dan Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT Bawa Sport Tourism Indonesia ke Panggung Dunia, BRI Dukung Penuh Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 Melalui BAZNAS RI, MINISO Salurkan Bantuan Rp62,4 Juta untuk Warga Terdampak Gempa NTT dan Ajak Perusahaan Lain Turut Berkolaborasi Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan, Kementerian PU Percepat Layanan Air Minum dan Sanitasi Pascabencana BAZNAS RI Perkuat Legalitas Aset Hibah Muzaki, Optimalkan Manfaat bagi Umat Kemnaker Manfaatkan AI untuk Verifikasi Mitra Penyelenggara dan Peserta MagangHub
NASIONAL

BAZNAS Distribusikan 48.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kulon Progo

BAZNAS Distribusikan 48.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kulon Progo
dok. Humas BAZNAS

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menyalurkan 48.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (19/8/2026).

Adapun titik distribusi air bersih mencakup Desa Sekaro, Giripurwo, Kecamatan Girimulyo, Dusun Krikil, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, serta wilayah sekitar Kabupaten Kulon Progo. Penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan di masing-masing wilayah agar bantuan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. mengatakan, kekeringan membuat warga kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini menjadi perhatian BAZNAS untuk segera menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Tim BAZNAS Tanggap Bencana hadir untuk membantu warga yang kesulitan mendapatkan air bersih. Kami menyalurkan air langsung ke wilayah yang membutuhkan, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat selama kekeringan,” ujar Sodik, dalam keterangan tertulisnya. 

Ia menambahkan, BAZNAS RI bersama BAZNAS Daerah akan terus memantau kebutuhan air bersih di wilayah terdampak agar penyaluran bantuan dapat dilakukan sesuai kondisi di lapangan.

Menurutnya, penyaluran bantuan ini dilakukan berdasarkan kondisi dan kebutuhan di lapangan sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Kulon Progo Sugiyanta S.Pdi. mengatakan, kekeringan membuat sebagian warga harus mencari sumber air yang semakin jauh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut menjadi perhatian BAZNAS untuk segera membantu masyarakat yang terdampak.

“Di tengah kondisi seperti ini, BAZNAS ingin memastikan masyarakat tidak menghadapi kesulitan air bersih sendirian. Kami hadir bersama BAZNAS RI untuk membantu memenuhi kebutuhan warga, terutama di wilayah yang sumber airnya mulai sulit didapat,” ujar Sugiyanta.

Ia menambahkan, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo terus berkoordinasi untuk memetakan wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih.

Sebelumnya, BAZNAS RI telah menyalurkan 1,5 juta liter air bersih di 72 desa, 46 kecamatan, 14 kabupaten di 6 provinsi di Indonesia, termasuk penyediaan akses air bersih melalui pembangunan sumur bor di 37 lokasi.