BERITA TERBARU
BAZNAS RI Bahas Kerja Sama Bantuan Kemanusiaan Palestina dengan YPSP Kementerian PU Jaga Pasokan Air Irigasi 2.563 Hektare Sawah di Bantul dan Kulon Progo Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027 GIIAS Semarang 2026 Resmi Dibuka, 19 Merek Otomotif Ramaikan Pameran Satu Dekade IDDC Dukung Peningkatan Daya Saing Produk melalui Desain Wamenpar: Poparnas 2026 Buka Peluang Ekonomi dan Promosi Wisata Daerah Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru Jelaskan RUU Pengaturan Reforma Agraria, Dirjen Penataan Agraria: Disiapkan untuk Urai Kebuntuan Hukum Penyelesaian Konflik Agraria Tiga Anaknya Syahid di Gaza, Ulama Palestina Ini Datangi BAZNAS Ungkap Penderitaan Warga Pemprov Sumbar dan DPRD Gelar Aksi Sehat Bersama Parlemen
NASIONAL

BAZNAS RI Distribusikan 1,5 Juta Liter Air Bersih ke Berbagai Pelosok Indonesia

BAZNAS RI Distribusikan 1,5 Juta Liter Air Bersih ke Berbagai Pelosok Indonesia
dok. Humas BAZNAS

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah mendistribusikan 1.536.000 liter air bersih dengan menjangkau 70.944 penerima manfaat di 72 desa, 46 kecamatan, 14 kabupaten di 6 provinsi di Indonesia. Bantuan tersebut diprioritaskan bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), daerah yang mengalami kemarau panjang, serta kawasan terdampak bencana.

Selain pendistribusian melalui truk tangki, bantuan tersebut juga mencakup penyediaan akses air bersih melalui pembangunan sumur bor di 37 lokasi.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan, Program Air Bersih merupakan salah satu upaya BAZNAS untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, khususnya di wilayah yang mengalami keterbatasan akses air bersih.

“Program Air Bersih BAZNAS menyasar masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang berada di wilayah 3T, menghadapi kemarau panjang, maupun terdampak bencana,” ujar Sodik dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Sodik mengatakan, untuk memastikan bantuan dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat, bentuk intervensi yang diberikan BAZNAS disesuaikan dengan kondisi, tingkat kebutuhan, ketersediaan sumber air dan karakteristik setiap wilayah.

“Penyediaan akses air bersih oleh BAZNAS dilakukan melalui beberapa upaya, mulai dari membangun sumur bor atau pipanisasi, bak penampungan, hingga mendistribusian air bersih menggunakan truk tangki,” kata Sodik.

Ia menjelaskan, pembangunan sumur bor dan pipanisasi menjadi bagian dari upaya BAZNAS menghadirkan akses air bersih yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.

“Sementara itu, pendistribusian menggunakan truk tangki menjadi salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat, sembari pembangunan infrastruktur air bersih dilakukan sebagai solusi jangka panjang,” jelas Sodik.

Lebih lanjut, Sodik menegaskan, BAZNAS RI akan terus mengarahkan pelaksanaan Program Air Bersih kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS berkoordinasi dengan BAZNAS daerah dan pemerintah daerah setempat untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.

Ia berharap bantuan air bersih tersebut dapat menjadi penguat dan membantu masyarakat dalam menghadapi krisis air bersih.

“Semua bantuan tersebut merupakan amanah para muzaki. Kami (BAZNAS) akan terus mengoptimalkan pemanfaatannya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan delapan asnaf,” ujar Sodik.