BERITA TERBARU
BAZNAS RI Bahas Kerja Sama Bantuan Kemanusiaan Palestina dengan YPSP Kementerian PU Jaga Pasokan Air Irigasi 2.563 Hektare Sawah di Bantul dan Kulon Progo Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027 GIIAS Semarang 2026 Resmi Dibuka, 19 Merek Otomotif Ramaikan Pameran Satu Dekade IDDC Dukung Peningkatan Daya Saing Produk melalui Desain Wamenpar: Poparnas 2026 Buka Peluang Ekonomi dan Promosi Wisata Daerah Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru Jelaskan RUU Pengaturan Reforma Agraria, Dirjen Penataan Agraria: Disiapkan untuk Urai Kebuntuan Hukum Penyelesaian Konflik Agraria Tiga Anaknya Syahid di Gaza, Ulama Palestina Ini Datangi BAZNAS Ungkap Penderitaan Warga Pemprov Sumbar dan DPRD Gelar Aksi Sehat Bersama Parlemen
SPORT

Sepak Bola Tetap Berputar! Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Dunia Sepak Bola Tak Berhenti

Sepak Bola Tetap Berputar! Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Dunia Sepak Bola Tak Berhenti
EAST RUTHERFORD, NEW JERSEY - JULY 19: Lionel Messi #10 of Argentina reacts during the FIFA World Cup 2026 Final match between Spain and Argentina at New York New Jersey Stadium on July 19, 2026 in East Rutherford, New Jersey. (Photo by Elsa/Getty Images)

Kabar besar datang dari dunia sepak bola. Lionel Messi, kapten sekaligus pahlawan abadi Argentina yang mengantar negaranya menjuarai Piala Dunia 2022 dan dua kali juang Piala Amerika, secara resmi mengumumkan pensiun dari tim nasional.

Keputusan ini sempat memicu kekhawatiran bahwa pesona sepak bola Argentina akan luntur dan minat penonton akan merosot tajam. Namun para pengamat sepak bola menegaskan: kepergian Messi bukanlah akhir, dan perkembangan sepak bola Argentina justru terus tumbuh sehat bersama generasi baru yang siap melanjutkan tongkat estafet.

Lionel Messi resmi menutup babak pembelaan Timnas Argentina setelah bertahun-tahun menjadi ujung tombak sekaligus jantung permainan La Albiceleste. Ia memutuskan berhenti membela negaranya demi memberi ruang bagi pemain-pemain muda untuk berkembang sepenuhnya tanpa beban bayang-bayang nama besar. Pengumuman ini disampaikan Messi sendiri dalam pernyataan resmi yang disebarkan melalui akun media sosialnya, sekaligus mengakhiri perjalanan luar biasa yang telah ia jalani bersama tim nasional sejak tahun 2005.

Tokoh utama adalah Lionel Messi, pemain terbaik sepanjang masa yang telah mencetak ratusan gol dan memberikan ratusan umpan kemenangan bagi Argentina. Di belakangnya kini berdiri sederet nama-nama muda berbakat seperti Julián Álvarez, Enzo Fernández, Alexis Mac Allister, dan pemenang Ballon d’Or masa depan yang telah lama dipersiapkan untuk melanjutkan perjuangan. Pelatih Lionel Scaloni beserta staf pelatih juga menjadi pihak yang bertugas menyusun strategi baru tanpa andalan nomor satu selama bertahun-tahun.

Pernyataan resmi pensiun disampaikan oleh Lionel Messi pada Senin, 1 September 2026, melalui akun Instagram dan laman resmi Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA). Pengumuman ini langsung menyebar ke seluruh penjuru dunia dan menjadi berita utama di berbagai media olahraga internasional.

Messi menjelaskan bahwa keputusan ini diambil demi kebaikan bersama. Ia merasa sudah saatnya memberi kesempatan sepenuhnya kepada pemain-pemain muda yang telah matang dan siap menjadi tulang punggung tim nasional. Selain itu, faktor usia dan keinginan untuk lebih banyak meluangkan waktu bersama keluarga menjadi pertimbangan utama. Messi meyakini bahwa timnas Argentina tidak bergantung pada satu orang saja, dan sepak bola akan terus berjalan meskipun ia sudah tidak lagi di lapangan.

Banyak pihak khawatir kepergian Messi akan melumpuhkan kekuatan Argentina. Namun kenyataannya, skuad Argentina saat ini sudah sangat dalam dan berbakat. Pemain-pemain muda yang ikut merasakan kebersamaan dengan Messi selama bertahun-tahun telah menyerap banyak pengalaman dan kini siap tampil sebagai pemimpin baru.

Mengutip dari Bola.net, menyatakan bahwa kepergian Messi memang meninggalkan kekosongan yang besar, namun itu bukan berarti Argentina akan runtuh. Justru inilah saatnya generasi baru membuktikan bahwa mereka sudah siap berdiri sendiri. Sepak bola tidak pernah berhenti hanya karena satu orang pergi.

Artinya, kehadiran Messi memang sangat besar pengaruhnya, namun ia tidak pernah menjadi satu-satunya alasan Argentina bisa menang. Fondasi yang dibangun selama bertahun-tahun tetap kokoh, dan pemain-pemain penerus sudah siap melangkah maju dengan gaya mereka sendiri.