BERITA TERBARU
BAZNAS RI Bahas Kerja Sama Bantuan Kemanusiaan Palestina dengan YPSP Kementerian PU Jaga Pasokan Air Irigasi 2.563 Hektare Sawah di Bantul dan Kulon Progo Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027 GIIAS Semarang 2026 Resmi Dibuka, 19 Merek Otomotif Ramaikan Pameran Satu Dekade IDDC Dukung Peningkatan Daya Saing Produk melalui Desain Wamenpar: Poparnas 2026 Buka Peluang Ekonomi dan Promosi Wisata Daerah Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru Jelaskan RUU Pengaturan Reforma Agraria, Dirjen Penataan Agraria: Disiapkan untuk Urai Kebuntuan Hukum Penyelesaian Konflik Agraria Tiga Anaknya Syahid di Gaza, Ulama Palestina Ini Datangi BAZNAS Ungkap Penderitaan Warga Pemprov Sumbar dan DPRD Gelar Aksi Sehat Bersama Parlemen
EDUKASI

Hadiri Pengukuhan Gekrafs, Wagub Rano Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif Jakarta

Hadiri Pengukuhan Gekrafs, Wagub Rano Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif Jakarta
dok. Pemprov. DKI

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, menghadiri pengukuhan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) DKI Jakarta di M Bloc Live House, Jakarta Selatan, Sabtu (5/9). Dalam kesempatan tersebut, Wagub Rano menilai kehadiran Gekrafs DKI Jakarta dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku ekonomi kreatif dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang semakin maju dan merata di Jakarta.

Wagub Rano mengatakan, sebagai kota yang terus berkembang dan akan memasuki usia 500 tahun pada 2027, Jakarta membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pelaku ekonomi kreatif. Menurutnya, ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena mencakup 17 subsektor yang saling berkaitan dan membutuhkan perhatian secara menyeluruh. Oleh karena itu, keberadaan organisasi seperti Gekrafs yang memiliki jaringan hingga tingkat wilayah dinilai penting untuk mengidentifikasi sekaligus mengembangkan potensi ekonomi kreatif di berbagai kawasan Jakarta.

Ia mencontohkan perkembangan kawasan Blok M yang kini menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi kreatif di Jakarta. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengembangan ekosistem ekonomi kreatif dapat menghidupkan kawasan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Kami, bersama Gubernur DKI, ingin membagi wilayah Jakarta. Jangan hanya fokus di wilayah selatan ini. Tapi kita akan membagi ke utara, kita akan membagi ke barat. Di sinilah diperlukan DPC-DPC perwakilan Gekrafs,” ujarnya.

Untuk itu, Wagub Rano mendorong Gekrafs turut menggali dan mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki Jakarta, mulai dari seni, budaya, kuliner, hingga produk-produk khas Jakarta. Menurutnya, penguatan literasi dan basis data menjadi penting agar potensi ekonomi kreatif di setiap wilayah dapat dipetakan dan dikembangkan secara tepat.

Selain memperkuat pasar domestik, Wagub Rano menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta juga terus membuka peluang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk memperluas pasar ke tingkat internasional. Upaya tersebut antara lain dilakukan melalui keikutsertaan dalam pameran dagang di Mumbai dan New Delhi, India, serta rencana pengembangan pasar di Vietnam dan Brunei Darussalam.

“Yang menjadi kekuatan Jakarta adalah pada ekonomi kreatif. Untuk itu, mari kita konsentrasi mengembangkan ekosistem serta industri ekonomi kreatif di Jakarta,” terangnya.

Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi Jakarta juga terus menunjukkan kinerja positif. Pada triwulan II 2026, ekonomi Jakarta tumbuh sebesar 5,52 persen dan berkontribusi 16,15 persen terhadap perekonomian nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Rano mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh pengurus DPW Gekrafs DKI Jakarta. Ia berharap kepengurusan baru dapat memperkuat kolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta dalam mengembangkan ekosistem dan industri ekonomi kreatif di seluruh wilayah Jakarta.

“Selamat bertugas kepada seluruh pengurus DPW Gekrafs DKI Jakarta. Semoga dapat mengembangkan ekosistem dan industri ekonomi kreatif di Jakarta,” pungkasnya.

Kategori: Edukasi