BERITA TERBARU
BAZNAS RI Bahas Kerja Sama Bantuan Kemanusiaan Palestina dengan YPSP Kementerian PU Jaga Pasokan Air Irigasi 2.563 Hektare Sawah di Bantul dan Kulon Progo Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027 GIIAS Semarang 2026 Resmi Dibuka, 19 Merek Otomotif Ramaikan Pameran Satu Dekade IDDC Dukung Peningkatan Daya Saing Produk melalui Desain Wamenpar: Poparnas 2026 Buka Peluang Ekonomi dan Promosi Wisata Daerah Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru Jelaskan RUU Pengaturan Reforma Agraria, Dirjen Penataan Agraria: Disiapkan untuk Urai Kebuntuan Hukum Penyelesaian Konflik Agraria Tiga Anaknya Syahid di Gaza, Ulama Palestina Ini Datangi BAZNAS Ungkap Penderitaan Warga Pemprov Sumbar dan DPRD Gelar Aksi Sehat Bersama Parlemen
NASIONAL

Tiga Sekolah Rakyat di Jabar Siap Difungsikan, Kementerian PU Pastikan Fasilitas Dukung Belajar Siswa

Tiga Sekolah Rakyat di Jabar Siap Difungsikan, Kementerian PU Pastikan Fasilitas Dukung Belajar Siswa
dok. KemenPU

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan tiga Sekolah Rakyat di Jawa Barat 1 yang berada di Kabupaten Sumedang, Indramayu, dan Cirebon siap difungsikan secara bertahap untuk mendukung proses belajar siswa. Pembangunan sekolah berasrama gratis ini merupakan bagian dari Program Prioritas Nasional Presiden Prabowo Subianto.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan wujud kehadiran negara dalam membuka akses pendidikan yang layak bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera sekaligus menjadi bagian dari upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

“Mereka yang selama ini tidak pernah merasakan sekolah bisa disekolahkan di sini. Bahkan bukan cuma disekolahkan, tapi dimuliakan. Dikasih fasilitas yang megah, dikasih buku, seragam, sepatu, makan, sampai tempat tidur di asrama. Jadi Pak Presiden Prabowo Subianto memuliakan anak-anak dari kalangan prasejahtera,” kata Menteri Dody.

Saat ini, ketiga Sekolah Rakyat tersebut telah memasuki tahap finishing pada sejumlah bagian bangunan. Kementerian PU memastikan pekerjaan penyempurnaan tetap dilaksanakan dengan memperhatikan aspek keselamatan dan tidak mengganggu kegiatan belajar-mengajar yang telah berjalan.

Untuk mengejar penyelesaian pembangunan, Kementerian PU menerapkan sejumlah strategi percepatan, antara lain sistem kerja tiga shift, metode kerja paralel, serta penggunaan metal deck slab dengan wiremesh.

Ketiga Sekolah Rakyat tersebut dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya dan PT Uno Tanoh Seuramoh melalui KSO, dengan fasilitas terpadu berupa gedung sekolah, asrama siswa, rusun guru, laboratorium, masjid, gedung serbaguna, kantin, dapur, instalasi air bersih, pengolahan limbah, serta fasilitas olahraga.

Pembangunan Sekolah Rakyat ini menjadi bagian dari dukungan Kementerian PU terhadap Visi PU 608, khususnya target 0% kemiskinan, melalui penyediaan infrastruktur pendidikan yang memperluas akses layanan dasar dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.