BERITA TERBARU
BAZNAS RI Bahas Kerja Sama Bantuan Kemanusiaan Palestina dengan YPSP Kementerian PU Jaga Pasokan Air Irigasi 2.563 Hektare Sawah di Bantul dan Kulon Progo Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027 GIIAS Semarang 2026 Resmi Dibuka, 19 Merek Otomotif Ramaikan Pameran Satu Dekade IDDC Dukung Peningkatan Daya Saing Produk melalui Desain Wamenpar: Poparnas 2026 Buka Peluang Ekonomi dan Promosi Wisata Daerah Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru Jelaskan RUU Pengaturan Reforma Agraria, Dirjen Penataan Agraria: Disiapkan untuk Urai Kebuntuan Hukum Penyelesaian Konflik Agraria Tiga Anaknya Syahid di Gaza, Ulama Palestina Ini Datangi BAZNAS Ungkap Penderitaan Warga Pemprov Sumbar dan DPRD Gelar Aksi Sehat Bersama Parlemen
NASIONAL

Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027

Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027
dok. Kementerian PU

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, segera memasuki tahap tender untuk mempercepat penyediaan fasilitas pendidikan yang dapat menampung hingga 3.000 siswa. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III tersebut berjalan sesuai rencana dan ditargetkan dapat rampung pada 2027.

Menteri Dody mengatakan proses tender akan menggunakan pola design and build. Skema tersebut dipilih karena kapasitas sekolah yang direncanakan cukup besar, sementara desain bangunan masih dalam proses penyelesaian.

“Sekolah Rakyat di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat mungkin sebentar lagi akan tender dengan pola design and build karena kan memang untuk kapasitas 3.000 orang. Kita belum punya desain, makanya mesti pakai design and build,” kata Menteri Dody saat mengunjungi Kabupaten Tanah Datar, Rabu (30/9/2026).

Menurut Menteri Dody, sejumlah persetujuan yang dibutuhkan untuk proses tender sudah mulai diperoleh. Dengan demikian, tender ditargetkan dapat diumumkan dalam waktu sekitar satu hingga dua minggu ke depan.

Sekolah Rakyat tersebut akan dibangun di atas lahan sekitar 22 hektare. Luasan lahan tersebut disiapkan untuk mendukung pembangunan fasilitas pendidikan sekaligus memenuhi kebutuhan siswa dan tenaga pendidik.

Pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan bahwa Sekolah Rakyat dirancang sebagai salah satu upaya untuk memutus rantai kemiskinan.

Arah tersebut sejalan dengan komitmen Kementerian PU melalui kerangka PU 608, khususnya target 0 persen kemiskinan. Penyediaan infrastruktur pendidikan yang memadai tidak hanya dipandang sebagai pembangunan fisik, tetapi sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan berkualitas dan membuka peluang mobilitas sosial bagi generasi berikutnya.

Menteri Dody mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat di Tanah Datar menjadi bagian dari percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III secara nasional. Sekitar 60 lokasi Sekolah Rakyat Tahap III telah masuk proses tender dan secara keseluruhan ditargetkan dapat diselesaikan pada Juli 2027.

Dengan pembangunan fasilitas pendidikan tersebut, Kementerian PU memastikan dukungan infrastruktur terus diarahkan untuk menghadirkan fasilitas yang dapat menunjang proses belajar mengajar sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Kategori: Nasional