BERITA TERBARU
Kemenpar Dorong Ekonomi Sade Kembali Bergerak, Salurkan Bantuan Pemulihan Usaha Jaring Antusiasme Menuju TEI 2026, Buyer dari 113 Negara dan 1.500 Ekshibitor Siap Berpartisipasi BAZNAS RI Bahas Kerja Sama Bantuan Kemanusiaan Palestina dengan YPSP Kementerian PU Jaga Pasokan Air Irigasi 2.563 Hektare Sawah di Bantul dan Kulon Progo Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027 GIIAS Semarang 2026 Resmi Dibuka, 19 Merek Otomotif Ramaikan Pameran Satu Dekade IDDC Dukung Peningkatan Daya Saing Produk melalui Desain Wamenpar: Poparnas 2026 Buka Peluang Ekonomi dan Promosi Wisata Daerah Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru Jelaskan RUU Pengaturan Reforma Agraria, Dirjen Penataan Agraria: Disiapkan untuk Urai Kebuntuan Hukum Penyelesaian Konflik Agraria
DAERAH

Safrizal dikukuhkan sebagai Wakil Ketua Umum DPP Aslinmas Indonesia

Safrizal dikukuhkan sebagai Wakil Ketua Umum DPP Aslinmas Indonesia
dok. Kemndagri

Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, atas nama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, mengukuhkan Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA sebagai Wakil Ketua Umum II Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (DPP Aslinmas) Indonesia.

Pengukuhan tersebut berlangsung di Stadion Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (28/8/2026), dalam rangkaian Apel Akbar Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia. Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan Deklarasi, Pelantikan, dan Pengukuhan DPP serta DPD Aslinmas se-Indonesia.

Deklarasi Nasional dan pengukuhan DPP Aslinmas juga diikuti Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Gubernur Sumatera Selatan, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Gubernur Lampung, Gubernur Banten, Gubernur Jawa Barat, para bupati dan wali kota se-Provinsi Sumatera Selatan, serta pengurus dan anggota Aslinmas Indonesia. Hadir pula Kepala Satpol PP dan aparatur Linmas provinsi dan kabupaten/kota dari seluruh Indonesia.

Dalam sambutan Mendagri yang dibacakan Wamendagri Akhmad Wiyagus, ditegaskan bahwa Satlinmas memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas dan ketenteraman masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.

“Keberadaan Satlinmas menjadi garda terdepan di tingkat desa/kelurahan yang bekerja secara kolaboratif dengan pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah,” ungkap Akhmad Wiyagus

Jumlah anggota Satlinmas di seluruh Indonesia mencapai 1.247.815 personel. Jumlah tersebut dinilai bukan sekadar angka, melainkan representasi kekuatan sosial masyarakat yang sangat besar dan strategis dalam mendukung penyelenggaraan ketenteraman, ketertiban umum, pelindungan masyarakat, hingga penanggulangan bencana di tingkat desa dan kelurahan.

“Saya ingin menegaskan Satlinmas bukan sekadar pelengkap penyelenggaraan pemerintah daerah. Satlinmas adalah kekuatan masyarakat yang harus kita bina, kita berdayakan, dan kita tingkatkan kapasitasnya. Satlinmas hadir ketika masyarakat membutuhkannya termasuk ketika bencana,” terang Wamendagri Akhmad Wiyagus.

Dalam konteks pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), ia juga menekankan pentingnya penguatan peran Satlinmas dalam melakukan pencegahan dan deteksi dini.

Safrizal: Aslinmas Harus Menjadi Mesin Penguatan Kapasitas Satlinmas

Sementara itu, Safrizal ZA menegaskan bahwa pengukuhan dirinya sebagai Wakil Ketua Umum II DPP Aslinmas Indonesia merupakan amanah untuk memperkuat peran Satlinmas sebagai bagian penting dari ekosistem pemerintahan dan perlindungan masyarakat.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini semakin kompleks. Mulai dari bencana hidrometeorologi, karhutla, dinamika sosial, hingga berbagai kondisi kedaruratan di tingkat lokal membutuhkan kesiapsiagaan yang tidak hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi juga pada kekuatan masyarakat.

“Aslinmas harus kita bangun bukan sekadar sebagai wadah berhimpun, tetapi sebagai mesin penguatan kapasitas Satlinmas di seluruh Indonesia. Kita ingin setiap anggota Satlinmas memiliki pengetahuan, keterampilan, jejaring, dan kesiapsiagaan yang semakin baik untuk hadir dan memberikan perlindungan ketika masyarakat membutuhkan,” ujar Safrizal.

Safrizal menilai, kekuatan utama Satlinmas terletak pada kedekatannya dengan masyarakat. Mereka berada di lingkungan tempat masyarakat tinggal dan menjadi salah satu unsur pertama yang dapat mengetahui sekaligus merespons berbagai potensi gangguan ketenteraman, bencana, maupun kondisi kedaruratan.

“Kita ingin membangun Satlinmas yang semakin profesional, responsif, dan adaptif, tetapi tetap berakar pada semangat gotong royong. Karena perlindungan masyarakat pada hakikatnya bukan hanya tugas pemerintah. Ini adalah kerja bersama yang membutuhkan partisipasi dan kekuatan masyarakat,” tegasnya.

Safrizal yang juga merupakan Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan sebagai pengampu Satlinmas di daerah akan terus mendorong penguatan Satlinmas, baik dari sisi kelembagaan, kapasitas sumber daya manusia maupun dukungan sarana dan prasarana.

“Hari ini kita tidak sekadar mengukuhkan sebuah kepengurusan. Kita sedang meletakkan fondasi bagi gerakan bersama untuk membangun Satlinmas yang lebih kuat, lebih siap, dan semakin dekat dengan masyarakat,” pungkas Safrizal ZA.